Sunday, 7 August 2016

Basah-basahan di RANJANG 69



Untuk kesekian kalinya saya kembali mengunjungi kedai Ramen Jangar (Ranjang) 69. Tempat makan ramen dengan level kepedasan yang berbeda ini terletak di jalan Komjen Pol. M. Jasin (Akses UI) Kelapa Dua Depok. Lokasi yang cukup strategis berdekatan dengan Kampus H Universitas Gunadarma, menjadikan kedai Ranjang 69 menjadi salah satu tempat favorit mahasiswa untuk makan siang atau sekedar kongkow bersama teman.


Saya sungguh sangat menikmati suasana kedai ini. Spot favorit saya berada di lantai dua yang nyaman. Furniturnya cozy berkayu. Interior dinding sisi sebelah kanan dicat hitam bertuliskan "Ramen, the most important menu of the day". Pada bagian tengah dibentangkan kawat pemisah dengan aneka pigura bertuliskan "ramen" untuk memberi kesan berbeda. Pada sisi sebelah kiri, Dinding dicat dengan warna abu-abu menggunakan cat asturo.


Bagian dinding sebelah kiri ini yang sangat saya suka. Cat asturo memberikan tekstur dinding menjadi seolah berpasir. Sangat kontras dengan pigura hitam bertema "mie ramen". Dan dinding tersebut juga diberi gambar tiang, kabel listrik menjuntai dengan bangunan bertingkat berwana hitam. Dinding ini juga yang saya pakai sebagai backgroundnya untuk menjepret semua makanan yang saya order untuk kemudian diposting ke blog.  Secara keseluruhan, semua spot di kedai ini bisa menjadi background yang bagus untuk berfoto.


Sekarang kita lanjut untuk mereview makanannya yah. Kalau pada kunjungan sebelumnya, saya selalu order aneka milkshake (ml). Milkshake oreo dan Nut (sekarang sudah tak ada lagi dalam menu) yang paling sering saya pilih. Tapi kali ini saya lebih memilih Mojito. Minuman dingin bersoda dengan tambahan air gula, keprekan sereh dan irisan jeruk nipis dan lemon. Mojito bisa dikatakan menu baru, karena saat saya berkunjung ke kedai ranjang 69 sebelumnya, minuman ini belum ada di daftar menu. Ada 3 varian rasa untuk mojito; virgin, green dan red. Karena penasaran, akhirnya kami memesan 2 mojito sekaligus.


Ini adalah mojito virgin. Tanpa tambahan rasa pada air gulanya. Sedangkan untuk mojito green dan red, masing-masih ada tambahan rasa sirop melon dan stroberi. Untuk sensasi yang lebih segar, sebaiknya order mojito virgin. Untuk yang menyukai rasa sensasi yang lebih manis, silahkan order mojito green atau red yah Kawans.


Mojito dihargai cukup murah. Hanya Rp. 10.000,- saja untuk semua varians rasa. Menurut saya, mojito sangat cocok untuk menemani kita menikmati ramen yang cukup pedas. Rasanya lebih ringan dibanding milkshake yang biasa saya pesan.


Ini adalah Ice Capuccino. Minuman dingin ini biasanya jadi minuman favorit Pak Suami yang pecinta kopi. Kalau saya lebih memilih susu dari pada kopi. Makanya saya lebih memilih milkshake dibanding capuccino ataupun sejenisnya. Minuman ini terlalu berat buat saya yang sangat sensitif terhadap kafein. Tapi ada satu minuman baru berbahan kopi dan hangat yang kali ini membuat saya penasaran. Coba tebak!


Ini dia, Creamy Brule. Penampilannya cantik banget dengan 3 layer yang menggoda. Layer paling bawah adalah kopi, lalu coklat dan susu atau krim. Toppingnya adalah taburan gula yang disemprot dengan api sehingga menghasilkan karamel yang eksotis. Menikmati Creamy Brule harus diseruput sedikit demi sedikit. Saya seruput bagian atas, kecap dan rasakan creamynya. Sebelum kemudian saya aduk perlahan hingga semua layer tercampur rata. Hiyaaaaah, suka! Tapi, kopi banget! 


Aha, ini dia menu utama sekaligus yang menjadi bintang di kedai ramen. Mie ramen dengan 5 level kepedasan yang pastinya membuat kita basah-basahan alias keringetan. Saya pernah mencoba semua level. Tapi level yang paling pas buat saya ada di level 2. Level yang lumayan pedas dan saya masih bisa mendapatkan nikmatnya makan mie ramen di mulut dan lidah. Level 1 masih kurang tantangan. Saat mencoba level 3, saya sudah tidak menikmati rasanya mie ramen. Rasa pedasnya cukup mengganggu dan berubah menjadi pahit di lidah saya.

Iseng-iseng saat ada teman yang order level 5, saya sempat mencicipi dan langsung minum segelas milkshake. Lidah terbakar dan gak ada lagi kenikmatan rasa karena syaraf perasa seluruh lidah seakan mati disuapan pertama. Buat saya, level 5 itu adalah tingkat kepedasan untuk lucu-lucuan seandainya mau menantang seseorang yang mengaku rajanya makanan pedas. Siapa berani order ramen di level 5? Saya bersedia mentraktirnya.


Kari adalah varian rasa ramen yang saya suka. Aroma dan rasa rempah dari bumbu kari bisa kita dapatkan pada seporsi ramen ini. Untuk penyuka rasa gurih, silahkan pesan ramen Miso yah. Miso adalah favorit anak-anak saya dengan kepedasan level 0 pastinya. Untuk penikmat rasa yang sedikit manis, bisa pesan ramen Soyu. Ramen tak selamanya berkuah. Untuk ramen kering dan manis seperti mie goreng, silahkan memilih Kuroi Soba. Harga semangkuk ramen Rp. 13.500,-/porsi. Jika mau menikmati ramen semangkuk berdua, ada menu Seranjang ramen dengan harga yang lebih murah. Hanya Rp. 31.000,- saja.

Ternyata level kepedasan juga bisa fleksibel yah. Kalau kamu termasuk orang yang takut makanan pedas tapi tetap pingin menikmati ramen dengan rasa sedikit pedas, silahkan bilang pada waiter untuk meminta level 1/2, bahkan level 1/4 juga boleh.


Kurang lengkap kalau kita tidak memesan makanan pendamping seperti Okonomiyaki ini. Tampilan Okonomiyaki seperti pizza. Kalau tidak salah bahan dasarnya terbuat dari telur dadar yang bertaburkan topping sliced ikan kering. Rasanya tasty! Tetap ditawarkan dengan level kepedasan sesuai selera. Adapula menu Banci. Banci agak sulit digambarkan seperti apa. Kalau penasaran, silahkan order dan rasakan sendiri yah.

Berhubung menu yang sudah saya order sangat mengenyangkan, saya tidak order Banci kali ini. Harga Banci Rp. 16.500,- /porsi. Menu Racek alias ceker dan Katsu juga ada. Katsu biasanya diorder untuk anak-anak. Semua harga sama, yaitu Rp.16.500,-/porsi.


Hampir saja si Puyunghay tertinggal untuk diposting. Puyunghay  juga salah satu menu utama. Disajikan dengan nasi putih dan dilengkapi salad mayonaise. Rasa saus asam manisnya pada puyunghay sangat pas. Taburan wijen menambah tekstur khusus, krinyus saat kita mengunyah Puyunghay dalam mulut. Tingkat kematangan puyunghaynya juga pas. Enak! Porsinya juga pas, cukup mengenyangkan. Pokoknya semuanya pas!


Bukan main kenyangnya, kalau kamu berani memakan semangkuk ramen, seporsi Okonomiyaki, sepiring Puyunghay dan segelas Creamy Brule seperti penampakan foto diatas sendirian. Dijamin kamu gak akan sanggup memasukan semuanya ke dalam perut. Karena semua porsi diatas sangat cukup dinikmati untuk 3 orang dewasa dengan harga keseluruhan bill kurang dari Rp. 100.000,- Murah, bukan?


Memasuki tahun keempat, kedai Ranjang 69 sudah memiliki 11 cabang yang tersebar di Depok, Garut, Purwakarta, Pandeglang, Sumedang, Tangerang, Karawang, Bekasi dan Cimahi.  Insya Allah, mohon doanya akan hadir kedai Ranjang 69 di kota lainnya nanti. So, temukan kedai Ranjang 69 terdekat di kota tersebut dan nikmati sensasi basah-basahan disana yah!



*Basah-basahan : bersimbah keringat karena kepedesan :)

Tuesday, 21 June 2016

Happy Milad Aira Cantik


"Kapanpun lu siap, gue order yah, Fit!"
Kalimat itulah yang paling sering diucapkan teman-teman pada saat saya menolak order bento pack ultah untuk anak mereka. Dan biasanya, saya langsung merasa bersalah karena tidak bisa membantu mereka karena keterbatasan waktu dan tenaga saya untuk mengerjakan orderan yang diminta. Selanjutnya, saya akan mencari waktu yang pas dimana saya siap, dan menginformasikan ke mereka. Walaupun tetap perdebatan tanggal berlangsung alot yang ujungnya pasrah lagi, menunggu kesiapan saya.

Sampai ada teman yang bercanda kepada saya, bilang baru kali ini ada orang yang menolak saat orderan datang. itu sama saja  diartikan menolak rezeki. Maafkan saya temans, saya ingin melakukan semuanya dengan hati senang. Jika dirasa waktunya tidak tepat dan saya merasa orderan itu menjadi beban, apa salah jika saya tolak. Permasalahan saya masih seputar kesulitan untuk pengkondisian seisi rumah saat saya mengerjakan orderan bento yang pasti menyita perhatian dan waktu yang bisa membuat anak-anak dikesampingkan. Sedangkan prioritas saya masih ke mereka.  Alhamdulillah, akhirnya mereka mengerti kondisi ini, dan lagi-lagi menunggu saya siap, barulah mereka order.


Salah satunya adalah Lizty, sahabat saya saat kuliah di Bandung ini. Aira, anaknya yang pertama berencana ingin membagikan goodie bag untuk teman-teman disekolah sebagai syukuran usianya yang ke 6. Tidak ada acara khusus, hanya ingin memberikan goodiebag dan salah satunya bento pack. Lizty meminta saya membuat bentonya di bulan April. Kondisi saya di bulan April hingga Mei kemarin itu nyaris full agenda ke luar kota dari mulai Garut, Bandung, Bali, Yogya hingga ke Singapura. Sampai akhirnya deal lah kami di tanggal 13 Mei 2016, sepulang saya dari Yogya dan sebelum keberangkatan saya ke Singapura. Seperti biasa, diawal hanya minimum order saja, hingga akhirnya menjelang hari H bisa berjumlah dua kali lipat bento pack yang di pesan. Ada saja yang kurang. Kelupaanlah guru-gurunya yang belum masuk hitungan, lalu tetangga samping rumah karena acaranya di sekolah, jadi belum kehitung saat awal order, hingga merembet para sepupu yang tidak enak kalau tidak kebagian goodie bagnya nanti.  Rata-rata yang order semua begitu. Jadi saya juga sudah terbiasa menyiapkan bahan-bahannya hingga dua kali lipat.


Bento pack yang diminta oleh Lizty berisi spaghetti saus bolognaise. Saya berpikir agak lebih santai dibanding dengan bento nasi. Tapi ternyata prosesnya sama saja.  Alhamdulillah jumat jam 8 pagi, saya siap mengantarkan bento pack ini ke daerah Benhil. Sempat deg-degan, khawatir tidak terkejar waktu perjalanan karena kondisi macet yang luar biasa. Alhamdulillah injury time, jam 9.30 wib saya serah terimakan 40 bento pack itu ke Lizty.

Happy milad Aira, semoga selalu sehat panjang umur, jadi anak sholihah qurrotaa'yuun akhlaqul karimah dan membanggakan semua. Aamiin aamiin aamiin yra.

Friday, 3 June 2016

Cuttie Sheep



Pagi... Cuaca mendung menyambut aktifitas pagi ini. Baby Kahfi sudah on sejak adzan shubuh dan sekarang sudah kembali tertidur disaat saya mulai punya me time buat ngeblog dan memposting bento Kamila hari kemarin. Bekal Kak Khalila juga dengan bentuk yang sama. Jafi kemarin, saya membuat dua bento untuk mereka.

Kebetulan hari ini saya tidak membuat bento. Cuma memberikan bekal nasi putih dengan simple lauk bola-bola tahu seperti salah satu lauk pauk dalam bento diatas. Berhubung kemarin injury time, jadi penampakan bola-bola tahunya kurang bulat karena buru-buru diangkat dari penggorengan. Nah postingan hari ini kita bahas tentang cara membuat bola-bola tahu yang paling simple versi saya tanpa harus ngulek bumbu.

:: Bola-bola Tahu ala Ummu Trikey ::

Bahan :
- 3 buah tahu kuning/putih, hancurkan dengan garpu
- 1 butir telur, kocok lepas
- 40 gram tepung bumbu
- 1/2 ruas daun bawang, iris tipis

Cara membuat :
1. Aduk semua bahan dalam satu wadah hingga tercampur rata. --- Taste it, jika kurang asin, silahkan tambahkan sedikit garam dan merica bubuk jika perlu. Kalau saya dengan takaran diatas sudah cukup, kebetulan ukuran tahu kuningnya standar.
2. Simpan sebentar dalam freezer, hingga tekstur bisa dibulatkan berbentuk bola-bola kecil. --- ini saya skip, jadi cuma menggunakan dua sendok kecil untuk membulatkannya jadi tidak bisa bulat sempurna.
3. Goreng dengan minyak hingga terendam. Jika sudah matang, bola-bola tahu akan mengambang dan goreng hingga kuning keemasan.

Membuat bola-bola tahu ini tinggal disesuaikan dengan ukuran tahu yang digunakan yah. Saya mengunakan tahu kuning ukuran standar 3x3 cm. Semua prosesnya berdasarkan icip-icip rasa dan tekstur. Kalau teksturnya masih sangat susah untuk dibulatkan meski sudah di simpan dalam freezer sebentar, silahkan tambahkan tepung bumbunya/tahunya sedikit demi sedikit.


Happy cooking and bentoing!

Thursday, 2 June 2016

Little Puppy


Alhamdulillah, terlalui juga bulan-bulan tersibuk sepanjang sejarah. Saatnya saya menurunkan ritme wara-wiri dan kembali ke rutinitas sehari-hari. Salah satunya membuatkan bento untuk bekal Kamila ke sekolah.

Bento telur ceplok ini adalah bento Kamila hari rabu kemarin (1/6). Semenjak hari Senin, dia meminta saya untuk membuatkan bento untuk bekalnya. Berhubung hari senin dan selasa saya tidak sempat memasak apa-apa, jadi bekal dua hari sebelumnya hanya sereal beserta susu uht coklat dan mie goreng. Saat rabu saya membuatkan bento ini, Kamila langsung excited, "Akhirnya, bekal aku dibentoin lagi sama Ummi, makasih yah, Mi!"

Tuesday, 3 May 2016

BusyBee


Morning Tuesday, morning busy bee...

Hai hai, jumpa lagi dengan postingan simple bento yang saya buat tadi pagi. Bento versi lengkap dalam lunch boxnya Tukey, tidak sempat saya foto. Karena daun selada andalan sedang kosong stocknya, dan membuat tampilannya jadi kurang maksimal. Jadi penampakan bento yang jadi modelnya dipostingan ini adalah telor ceplok sisa untuk sarapan saya. Ditambah nasi uduk porsi lengkap pastinya. Hahahaha.

Thursday, 21 April 2016

Selamat Hari Kartini


Surat Kartini kepada Prof. Anton dan Nyonya, 4 Oktober 1901
“Kami disini memohon diusahakan pengajaran dan pendidikan anak-anak wanita, bukan sekali-kali karena kami menginginkan anak-anak wanita itu menjadi saingan laki-laki dalam hidupnya. Tapi karena kami yakin akan pengaruhnya yang besar sekali bagi kaum wanita, agar wanita lebih cakap melakukan kewajibannya yang diserahkan alam (sunatullah) sendiri ke dalam tangannya : menjadi ibu, pendidik manusia yang pertama-tama”.

Wednesday, 20 April 2016

Tata & Toto


Mencoba kembali beristiqomah untuk membuat bento di pagi hari memang tidak mudah. Apalagi tanpa sketsa sebelumnya. Bento on the spot yang paling mudah yah nasi kepal berbentuk kepala orang dengan lauk pauk seadanya. Telur asin Brebes, oleh-oleh dari Eyang,  yang akhirnya mejeng dalam lunch boxnya.

Monday, 18 April 2016

Simply Snowman



Kembali membuat bento untuk bekal Kamila dengan metode hand moulding. Hand moulding atau tehnik mengepal nasi adalah salah satu metode dasar yang harus kita kuasai untuk membuat bento. Dengan metode ini kita bisa membuat aneka macam bentuk bento nasi dari mulai bentuk bulat, oval, persegi, segi tiga, hello Kitty, Snoopy, dll tanpa menggunakan cetakan. Tehnik ini yang selalu saya share pertama kali kepada teman-teman yang ingin membuat bento.

Thursday, 14 April 2016

Mengisi Acara Ulang Tahun Anak dengan Membuat Bento? Why Not!


Acara ulang tahun anak biasanya identik dengan penampilan badut, sulap hingga story telling. Namun, tidak demikian dengan teman kuliah saya yang satu ini. Yes, Novi Nurul, ibu beranak tiga yang setiap tahunnya pasti merayakan ulang tahun untuk ketiga anaknya, sebagai wujud kasih sayang dan menyenangkan hati sang anak. Kebayangkan, dalam setahun, dia harus menyiapkan 3 isi acara ulang tahun anaknya secara bergantian. Dan akhirnya, untuk merayakan ulang tahun anak keduanya, Aira, yang ke-3, Novi menghubungi saya.

Tuesday, 12 April 2016

Twin Bee and Butterfly



Assalamualaikum, 
Selamat Merayakan Hari Bekal Nasional
 12 April 2016

Jumpa lagi dengan Khalittle Bento. Setelah sekian lama tak ada update-an bento di blog, akhirnya hari ini saya kembali lagi. Senang rasanya bisa mulai membuat bento, walaupun masih belum rutin seperti dahulu kala. Minimal hari ini, sebagai wujud apresiasi saya merayakan Hari Bekal Nasional, saya membuat bento!
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...