Tuesday, 12 March 2013

Abi Daddyku Bento # 37


Kamis, 3 Oktober 2013

Ngedraft blog ini di warung Eteh, depan sekolah, mau me time di rumah sambil posting di blog, khawatir masih mati listrik. Stay di warung Eteh hingga jam 10.00 Kamila pulang, sambil ngedraft, jadi pilihan yang paling bener. Judul postingannya jadi agak maksa banget yah! dilatarbelakangi untuk bersikap adil, kalau bekal kemarin temanya si Ummi, hari ini kita bikin tema si Abi.

Mudah saja, modalnya cuma nasi putih dikepal seperti biasa, sama guntingan nori. Tempel deh, detail mata dan mulut sesuai ekspresi yang diinginkan. Pinginnya bikin bekal Abi dengan kaca mata lengkap, tapi etapi, si Ummi ga mau ah! Soalnya dulu bikin bekal Abi, malah jadi mirip Gayus.


Lauknya juga telor rebus sama baso tahu sayuran. Dilengkapi potongan jeruk navel, dan tambahan choco pillow buat cemilan. Simple dan gampil-gampil saja. Potongan jeruk navelnya sengaja dipotong bulat begitu, bentuknya biar sama dengan potongan yang Ummi pakai buat bikin infused water.

Sambil ngedraft, daku ditemani Mama Fajar. Mama Fajar cerita kalau dia masih kesulitan untuk menggunting norinya. Setelah ditilik, sepertinya Mama Fajar menggunakan nori yang snack-an. Nori snack-an memang lebih crunchy dibanding nori yang digunakan sebagai kulit sushi yang biasa daku pakai. Pasti susah mengguntingnya karena mudah patah. Dan kalau ditempelkan diatas nasi, lama-lama pasti mengkerut dan menciut. Kusarankan yang dipakai memang harus nori untuk kulit sushi, dan tempat membeli  kulit sushi terdekat dari daerah rumah kita itu di Farmer Market Kalibata City.


No comments:

Post a comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...