Thursday, 11 April 2013

Jejak Pertama diujung Utara Sulawesi # 1st Day, Jumat, 29 Maret 2013

Mengejar penerbangan pertama ke Manado jam 01.45 Jumat dini hari dgn pesawat Lion dari Bandara Soekarno-Hatta dengan 1 BATITA dan 1 ALITA (Atas Lima Tahun :) ) jd pengalaman baru lagi. Karena buat kami, sepagi2nya terbang terakhir ke Lombok akhir tahun 2012 itu jam 4.15 pagi. Prepare waktu smp boarding time 2-3jam sblumnya.
Jadi kebayang aja, Kamila yang baru aja terlelap jam 21.30 hrs dicowel2 bangun jam 23.00,, ternyata ga berkutik juga, jadi lgs dibopong gendong. Untungnya, Kak Khalila, masih blum merem, sibuk menghitung waktu kapan tepatnya kita akan brgkt ke bandara.. Jam 23.30 akhirnya resmi brgkt menuju bandara.


Penerbangan arah Indonesia Timur ternyata dimulai sejak dini hari,, selain tujuan Manado, ada Ambon jg yg selisih beberapa menit lebih dulu take off, karena diperkirakan begitu tiba ditujuan pas pagi menjelang. Late boarding time, kami dpt kursi di deretan seat 34.


Bandara Soeta, 00.30 wib,, masih sepi ^.~
Khalila, narsis dulu sblum take off



 Alhamdulillaah touchdown Bandara Sam Ratulangi pas pukul 06.00 wita,, morning Manado,,







Perjalanan langsung menuju RM. SAROJA,, rumah makan muslim yg menjual nasi kuning khas Manado warisan turun menurun. Hasil penyicipan lidah, Nasi kuningnya lbh kaya rempah, berbeda nasi kuning di Jakarta yg rasanya menyerupai nasi uduk,, nasi kuning manado ini lbh kuning (sempet masuk liat2 dapurnya wkt mau numpang sholat shubuh yg kesiangan, sptnya penggunaan kunyitnya lbh banyak). Ramai dan laku skali nasi kuning di rumah makan ini. Diliat dr jumlah pelayan dan bahan baku olahan yg sedemikiaan banyak pagi itu,, wajar saja karena rasanya enak. Nasi kuning bertabur suwiran ayam, daging sapi, bihun dan abon ikan (kl ga salah yg abon itu ikan) dan sebutir telur rebus. sayang ga sempet jepret penampakan nasi kuningnya, rusuh sama Kamila yang merengek ga mau makan karena kurang tidur.


Rumah Makan Nasi Kuning SAROJA, Jl. Diponegoro, MANADO



 Dari RM. Saroja, kami melaju ke penginapan Hotel Sintesa, Bisa early check in di room 319, alhamdulillahh. Jam menunjukkan skitar pukul 7.30 wita, mandi-mandi, bersih-bersih dan ganti baju (anak2 msh berpiyama wkt brangkat).

 Agenda perjalanan pertama pagi hingga siang nanti itu ke Tomohon dan Danau Tondano di daerah sejuk karena berada dibagian atas Kota Manado. Begitu sampai kota Tomohon, kami berbelok ke Vihara Ekayana,, pemandangan dari vihara ini demikian indah, sayangnya para krucils tidur di mobil dan tidak ikut turun padahal mereka berdualah yang harusnya menjadi objek foto dengan background pemandangan sekeliling vihara. Akhirnya umminya yg narsis jd objek fotonya.


View dari Vihara Ekayana Tomohon


sekarang giliran uminya yang narsis di Vihara Ekayana

Dari Vihara Ekayana, kami lanjut trus menuju Danau Tondano. Perjalanan penuh kelak-kelok menanjak,,, sesekali tampak pemandangan Kota Manado dari ketinggian.. Kamila bgitu gembira menikmati kelok2an, duduk dipangkuan, mobil berkelok, posisi badan ikut miring2 seolah2 mau jatuh.

Danau Tondano sudah terlihat disisi sebelah kiri,, Danau terluas di Pulau Sulawesi, terletak 3 km dari Kota Tomohon,, atau sekitar 30 km dari Kota Manado. Pemandangan indah paduan bukit2 dataran tinggi dgn danau dan rumah2 penduduk. Danau Tondano luas,, tapi sempat terucap si Abi kalau Danau Tondano terlihat kecil, hiyaaaah karena pembandingnya yang sering kami lihat waktu tinggal di Pematang Siantar yah Danau Toba,, jelas Danau Tondano jd terlihat kecil,, tapi kalau pembandingnya danau-danau di pulau jawa (misal, Danau Sarangan, Telaga Warna), Danau Tondano itu luaaaas sekali.

Danau Tondano adalah danau terluas di Provinsi Sulawesi Utara, Indonesia. Danau ini diapit oleh Pegunungan Lembean, Gunung Kaweng, Bukit Tampusu, dan Gunung Masarang. Danau ini dilingkari dengan jalan provinsi dan menghubungkan kota Tondano, Kecamatan Tondano Timur, Kecamatan Eris, Kecamatan Kakas, Kecamatan Remboken, dan Kecamatan Tondano Selatan. Danau ini merupakan danau penghasil ikan air tawar seperti ikan mujair, pior/kabos, payangka wiko (udang kecil), nikesepat siang(arwana), tawes, pongkor, bontayan, lobster hitam, gurame kupu-kupu, karper.

Luas danau ini 4.278ha, dan terdapat pulau kecil bernama Likri (depan desa Tandengan kecamatan Eris)dan pulau papalembet depat toulumembet. Di tepi Danau Tondano terlihat jelas Gunung Kaweng. Konon danau ini terjadi karena letusan yang dahsyat karena ada kisah sepasang insan manusia yang berlainan jenis melanggar larangan orang tua untuk kawin (bahasa Minahasa: kaweng) dengan nekat lari (tumingkas) di hutan. Sebagai akibat melanggar nasihat orang tua maka meletuslah kembaran gunung kaweng tersebut sehingga menjadi danau Tondano.

Danau Tondano mempunyai obyek wisata yang terkenal "Sumaru Endo" Remboken, dan Resort Wisata Bukit Pinus (Tondano arah Toliang Oki).Gua tikus tasuka, Dari tepian danau Tondano (Toliang Oki), kita dapat melintas puncak Bukit Lembean dan memandang keindahan Laut Maluku (di sebelah timur), tepatnya kawasan Tondano Pante (Kecamatan Kombi), Kabupaten Minahasa.Pondok kinakas.(dapat dilihat di atas ktr.camat kakas dan boulevard tontimomor.( Doakan agar sepat siang,karper,tawes tidak punah) ---- wikipedia

Foto-foto,, menikmati suasana sebentar, sepi skali, karena bertepatan dengan liburan Paskah, dimana penduduk sekitar yang mayoritas nasrani memadati gereja2 untuk memperingati Paskah. Kurang dari 1 jam, kami selesai di Danau Tondano, krn wkt juga sudah menunjukkan pukul 11.30,, waktunya Abi bersiap sholat jumat.. Dan kami menuju Masjid Agung Tomohon.

    mejeng dulu yah ^.~

Danau Tondano

Masjid Agung Tomohon

Kelar Soljum,, turun balik ke Manado menuju daerah Pantai Kalasey,, kami late lunch di Ria Rio Restaurant,, view gunung Manado Tua terlihat indah dari Ria Rio,, dan kata Abi,, dekat Gunung Manado Tua itula si BUNAKEN,, can't hardly wait for tomorrow,, Bunaken here we come!!

salah satu menu di Restaurant Ria Rio, ENAAAAAk ^.~

View Manado Tua dari Restaurant Ria Rio

Late lunch selesai nyaris jam 15.30 wita,, kami memutuskan balik ke hotel untuk istirahat (dr tengah malam smp sore ini mata blum terpejam, dan anak2 juga mulai uring2an,, krn kurang tidur.




Setelah maghrib, kami menuju Grand Merciful Manado, pusat pembelian oleh-oleh khas Manado. Lanjut dinner di Wahaha Restaurant,,







dan tak terasa waktu juga sudah menunjukkann pukul 22.30 wita,,, time to sleep.. Krn bsok jam 5.30 hrs sudah check out, dan lanjut plesir ke BUNAKEN,, nite nite




















2 comments:

  1. Wow, seru banget jalan-jalannya! Terima kasih oleh-olehnya, ya. Shafiyya suka banget. Kebetulan minggu depan dia pengin ikutan lomba mewarnai. ^__^

    ReplyDelete
    Replies
    1. waaaaahh Bude Haya langsung komen ^.~ serasa dpt durian runtuh hehehehe *SHY SHY CAT*
      iya alhamdulillah, abi baik hati kemanapun dia ingin pergi diusahakan kami ikut diajaknya, jadilah bisa tinggalkan jejak disini. (menanti lap pandangan mata lombok tahun lalu, bali, Danau Toba). Hasrat abi mau sertifikasi diving inih ^.~

      mba shaffiy, cm segitu oleh2nya alhamdulillah kalo suka. semoga minggu depan bisa bonus juara yah lomba mewarnainya. ^.~ aamiin yra

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...