Friday, 3 April 2015

Bubur Udang


Udang, mau diolah menjadi makanan apapun pasti enak. Termasuk untuk mpasi Baby Kahfi. Udang  ini adalah makanan laut pertama yang saya berikan untuk Baby Kahfi.  Deg-degan pastinya, karena perdana memberikan bahan makanan laut yang biasanya sering kali menimbulkan alergi. Alhamdulillah, udang tidak memberikan reaksi alergi untuk Baby Kahfi. Lega rasanya, walaupun masih banyak daftar makanan laut yang masih harus diuji nantinya. Setidaknya untuk yang satu ini, Baby Kahfi sudah aman bila mengkonsumsi udang. 


Biasanya, saya pasti membuang semua kepala dan kulit udang saat mau mengolahnya. Maklum saja, kakak-kakak ini hanya mau makan udang jika diolah menjadi udang goreng tepung. Tapi kali ini, sayang rasanya kalau kepala dan kulitnya dibuang. Saya jadikan kaldu saja untuk stock mpasinya Baby Kahfi. Resepnya seperti yang sudah saya posting yah disini. Nanti saat saya sempat memotret kaldu udang, akan saya posting tersendiri kaldu udangnya.


:: Bubur Udang ::

Bahan :
- 1 genggam beras putih, cuci bersih
- 125 ml kaldu udang (yang sudah disaring)
- 5 ekor udang kupas
- 300 ml air putih
- 1/2 bonggol jagung manis pipil
- sedikit keju parut dan unsalted butter
- 3 batang buncis, iris tipis
- 1 sdm daun bawang
- 1 tangkai daun selederi.

Cara Membuat :
1. Masak beras, jagung, udang dengan kaldu dan air sambil sesekali diaduk.
2. Setelah bubur 1/2 matang, tambahkan buncis, daun bawang dan selederi.
3. Tambahkan keju parut. aduk Masak hingga matang sempurna. Angkat dan sajikan hangat.
 


Pemberian bubur udang ini masih harus saya haluskan lagi untuk Baby Kahfi. Hingga usia 8 bulan ini, belum satu pun gigi susunya muncul. Seperti kakak-kakak dulu yang kesemuanya baru memiliki gigi susu pertama saat usia 13 bulan.

2 comments:

  1. jadi, inget kalau saya berniat mau bikin bubur udang. Tertunda terus. Padahal bahan-bahannya ada :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tar kl udah mateng kirim sini yah mak kenai...

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...