Tuesday, 25 August 2015

Minion


Beberapa kali saya mencoba membuat eegsheet, hasilnya tidak pernah mulus.  Diawal proses semua terlihat smooth, tapi begitu menjelang matang, mulailah lapisan atasnya berkerut sedikit demi sedikit. Rasanya jadi kepingin gigit-gigit spatula melihat hasil akhir membuat eegshet. Tidak pernah sesuai harapan. Ooh eegsheet, apa salahku padamu sehingga kita tak kunjung bersahabat dekat.

Iya, hari ini bento Minionnya saya buat dari eegsheet. Kemarin sore, saya bilang sama Kamila, kalau saya tetap akan membuat bento untuk bekalnya. Mau bekalnya nanti dihabiskan atau tidak, tidak apa-apa. Akhirnya dengan senang hati dia bilang "Ya udah, bsok bikinin aku Minion aja deh!". Pas banget, saya lagi ingin praktek lagi membuat eegsheet. Berarti bisa bikin Minion dengan telur tanpa diberi pewarna apapun. Walaupun hasil eegsheetnya lagi-lagi keriput.


Bekal bentuk Minion ini juga buat saya latihan untuk melayani orderan bento ulang tahun yang dipesan sahabat saya, Niken, untuk ultah Keano awal september nanti. Mudah-mudahan saya bisa lebih well-prepare dan tenang mengerjakan orderan bento ultahnya nanti. Membuat bento porsi banyak masih belum bisa membuat saya enjoy sepenuh hati. Pasalnya ada adrenalin yang ikut terlibat didalamnya plus waktu penyajian yang cenderung mepet. Tapi tetep happy bentoing lha yah!

4 comments:

  1. Waah minionnya lucu bangeeet. Itu bikinnya gimana caranya ya mak? Kuning telur aja ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Telur dadar Mbak Nunung.. Diksh sedikit larutan maizena, dan masak di pan anti lengket dgn api kecil ..

      Delete
  2. berarti ga pake garam lagi ya mba, kan tepung maizena udah ada rasanya...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Pake mbak kania... Tepung maizena tawar kok rasanya... Atau lidah saya yg sudah terkontaminasi yah? Sesuai selera mbak...

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Promo untuk Anda