Monday, 12 October 2015

Mr.Sneezy Hiding


Beginilah kalau bentonya dibikin on the spot. Penampakan apakah yang temans lihat saat melihat bento ini pada pandangan pertama? Tadinya, saya tidak berniat ngebento untuk bekal Kamila kamis minggu lalu. Selain Kamila lagi ogah bekalnya dibentuk-bentuk, saya juga lagi keteteran karena Baby Kahfi terjangkit roseola pasca 4 hari demam lalu munculah ruam setelah demamnya reda. Makin nempellah bayi saya ini seperti kangguru. Syukur alhamdulillah, begitu mau nyiapin bekal, Baby Kahfi tertidur.



Karena on the spot, jadi tidak ada bayangan sama sekali mau bikin bento apa dengan lauk pauk yang sudah ditata dalam lunch box. Nasi putih juga sudah terlanjur ditabur berdampingan dengan ayam goreng di sebelahnya. Sayur toge tahu juga sudah disiapkan di wadah terpisah. Melihat keberadaan daun selada di antara nasi dan ayam goreng, kok yah sayang kalau tidak sekalian dibentoin Biasanya kalau kondisi seperti ini tinggal bikin telur dadar saja untuk tambahan final touch. Tapi karena lauk berproteinnya sudah cukup, jangsn telur dadar lagi dong yah.


Kalau dari penampakan, warna yang kurang di dalam lunch boxnya adalah warna merah. Stock di kulkas yang berwarna merah tinggal wortel. Tak ada pilihan, wortel segar langsung saya cuci dan potong buat jadi hidung. Niatnya mau dibikin Elmo yang berhidung jingga. Tapi mana bisa, karena nasinya putih. Asal-asalan saya kepal saja nasi putih menjadi dua bulatan kecil untuk bola matanya, tempelkan nori. Kasih saus tomat. Hemh, ada yang kurang, penampakan belum eye catching. Saya sisipkan sedikit dain selada sebagai rambut. Aha, lumayan! Selesailah bekal hari itu. Mr. Sneezy hiding.. Happy bentoing!

No comments:

Post a comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...