Wednesday, 12 July 2017

Bento Landak



Assalamualaikum Bentoers!

"Innamal a'malu binniyat"

Ngebento itu memang harus niat. Kalau tidak, akan mengalami kejadian seperti saya tadi pagi. Subhanallah, sampai gonta-ganti kepelan nasi tiga kali. Hasil yang ini pun belum sreg dihati. Sedari malam, saya santai kaya di pantai. Begitu pagi dan baru sadar belum ada bayangan mau bikin bento apa langsung panik. Kepal ini, kepal itu ya Allah gak ada yang enak diliat. Stok nori lembaran blas habis gak bersisa dan mengandalkan sisa-sisa nori yg sudah di cut.




Akhirnya dikepalan nasi keempatlah saya baru lumayan sreg. Kembali membuat bentuk landak seperti postingan bento sebelum-sebelumnya. Kalau landak pertama pakai nasi saos tomat, landak kedua ini saya pakai nasi kecap. Dadaran telur yang juga tidak sesuai ekpektasi (hasilnya beruntusan), juga membuat pusing harus dihias sebagai apa. Akhirnya dadaran saya potong-potong dadu tipis yang dijadikan taburan untuk mengisi sela-sela lunchbox yang masih kosong supaya terlihat padat. Daun selada pun masih tak ada, apalagi sayur dan buah lainnya. Bento dhuafa jadinya :D

Alhamdulillah, karena bento ini, Kahfi pun telat sampai di sekolah.





No comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...