Tuesday, 17 February 2015

Me on TV !!


Rabu pagi, 9 April 2014

Saat itu saya sedang cuti dari media sosial karena mabuk hamil. Twitter dan facebook dalam status silent notification. Saya baru mengetahui kalau NET TV sudah menghubungi saya melalui twitter dan facebook untuk meminta izin meliput kreasi bento saya dari orang -orang terdekat. Menurut pihak NET TV diwakili Mbak Luky, mereka sudah tidak tau harus menghubungi kemana.


Awalnya begitu dapat instruksi meliput bento, mereka menemukan akun twitter saya, lalu melirik blog untuk melihat portfolio bento yang sudah saya buat, kemudian mulai menghubungi saya melalui twitter dan facebook namun tak ada balasan. Akhirnya mereka menelusuri dan menghubungi orang terdekat yaitu twitter Pak Suami, lalu mengirim inbox juga ke teman dekat saya (Mbak Tiyas) yang sering ngetag bentonya untuk bisa mendapatkan contact person untuk menghubungi saya. 

Singkat cerita, tersambunglah komunikasi saya dengan Mbak Luky dari NET TV. Dia mengatakan bahwa liputan ini nantinya akan tayang dalam rangka menyambut Hari Bekal Nasional yang jatuh pada hari sabtu nanti, tanggal 12 April 2014. Itu artinya 3 hari lagi. Mbak Luky ingin syuting liputan bentonya itu besok! Kaget dong saya. Waktunya sudah sangat mepet. Saya meminta waktu untuk berpikir dan mempertimbangkan beberapa hal. Apalagi Saya harus berdiskusi sebentar dengan Pak Suami, yang ternyata dia malah lebih semangat dari saya. Kapan lagi saya bisa masuk tv katanya. Tawaran seperti ini belum tentu datang lagi. Ambil saja dan sanggupi, katanya lagi sambil memberi semangat dan berjanji untuk mensupport abis-abisan. Pengen bener istrinya masuk tv

Saya balik menghubungi Mbak Luky, dan berdiskusi scene liputannya seperti apa, sambil menjelaskan kondisi saya yang sedang hamil 6 bulan. Mbak Luky bilang pihak mereka ingin bento yang sangat simpel. Selain agar liputan tersebut mudah diikuti oleh ibu-ibu yang menonton tayangan tersebut (jadi inget dulu juga bisa masuk Majalah Anakku juga karena bentoku simpel), pihak NET TV juga tidak ingin membuat saya repot. Mereka sadar betul kalau waktu yang mereka berikan itu terlalu mepet dan tentunya segala persiapan yang dibutuhkan juga bersifat dadakan. Nah, disini Mbak Luky juga bersedia untuk mempersiapkan bahan-bahan bento seandainya saya membutuhkan bantuannya.

Akhirnya saya menyetujui dan bersedia untuk diliput. Saya hanya meminta syuting liputannya diundur bukan besok (kamis), tetapi dihari berikutnya yaitu jumat (11/4), sehingga saya masih ada waktu untuk memikirkan bentuk dan bahan apa yang dibutuhkan sehari sebelumnya. Diawal Mbak Luky meminta saya untuk mempersiapkan 2 bento saja, terserah dalam bentuk apa, hingga akhirnya menjadi 4 bento dengan variasi : nasi, mie, roti tawar dan burger.

Dengan bertambahnya variasi bento yang akan dibuat, otomatis menambah persiapan bahan dan waktu liputan yang lebih lama. Jujur dengan kondisi hamil saya ini, yang biasanya hanya bisa tiduran saja karena mabok, ditambah sakitnya tulang belakang hingga ekor, membuat saya galau. Apalagi rencana syutingnya itu dari awal kegiatan saya di pagi hari sebagai ibu rumah tangga, mempersiapkan masakan untuk bekal dan membuat bentonya, hingga mengantarkan anak-anak berangkat ke sekolah. Duh, untunglah Mbak Luky sangat pengertian dan benar-benar tidak mau merepotkan saya, jadi hanya 1 bento yang diliput bagaimana cara membuatnya dari awal hingga akhir dan 3 bento tersisa hanya penampilan akhir.

Mbak Luky juga sempat meminta izin bagaimana kalau syuting liputan hingga melibatkan sekolah Tukey. Rencana liputannya itu tentang jajanan di lingkungan sekolah dan prosesi makan bekal di dalam kelas. Sayangnya, di sekolah Tukey tidak ada penjual jajanan, dan karena besok juga hari jumat, waktu sekolah hanya sebentar, bekal anak-anak pun bukan berupa makanan berat untuk makan siang melainkan snack. Akhirnya Mbak Luky memutuskan untuk mencari sekolah lain.

Jumat, 11 April 2014

Selepas shubuh saya sudah menyiapkan semua bahan, terlebih beberapa bahan yang harus dimasak. Seperti tumis sayuran, telur rebus, puding, spaghetti dan saosnya. Chicken cube sudah dari semalam saya buat, hanya digorengnya nanti untuk materi scene saat diliput di dapur. Karena pengalaman pertama diliput untuk masuk tv, wajar saja semalaman saya tidak bisa tidur. Hihihihi deg-degan dan ingin semua cepat dilalui dan selesai.

Jam 7 pagi Mbak Luky menghubungi saya, dia bilang kemungkinan tiba di rumah setelah mereka selesai meliput tentang jajanan di sekolah lain. Dia juga menanyakan bahan bento apa saja yang masih kurang biar dia bantu carikan. Saya bilang semua bahan sudah siap. Saya sama sekali tidak belanja bahan-bahannya, semua pakai stok yang masih ada di rumah. Tepat jam 9, Mbak Luky, Mas Mustafa (kameramen) dan pak sopir tiba. Mereka langsung menyeting keperluan liputan.

 


Berhubung Tukey masih berada di sekolah, pengambilan scene pertama adalah kegiatan saya di dapur. Disini diliput adegan saya yang sedang menggoreng chicken cube. Lalu beranjak ke ruang tengah untuk membuat bento. Pengambilan gambarnya ditake berulang-ulang dari berbagai sudut. Dari sisi depan, belakang, Kadang di zoom-out, kadang di zoom-in. Ini pengalaman baru buat saya, pantaslah para pemain film atau sinetron dibayar mahal kalau prosesnya harus retake hingga berkali-kali. Selanjutnya scene saya membuat bento nasi. Dari mulai mengepal nasi, menggunting dan menempelkan nori, memotong telur dadar, menempatkannya di dalam lunch box dan mendetailkan wajah bento hingga selesai. Pengambilan scenenya juga sama di-take berulang-ulang. Hingga tibalah masuk waktu sholat jumat. Akhirnya Mas Mustafa sang kameramen dan pak supir pamit untuk sholat. Masih ada 3 bento mie yaitu spaghetti, roti tawar dan burger yang belum dibuat. 


Selama menunggu kru yang sholat jumat, saya dibantu Mbak Luky menyelesaikan ketiga bento tadi. Sambil memberikan kursus singkat ke Mbak Luky, akhirnya bento spaghetti ditambah telur rebus berbentuk ayam, burger berbentuk binatang lucu dan roti tawar isi coklat dicetak berbentuk beruang selesai juga. Hanya saja saus spaghetti, puding coklat dan buahnya tidak ikut dimasukkan ke dalam lunch box. Itu nanti untuk take scene akhir tahap pembuatan keempat bento. Dan untuk scene itu tetap retake berulang-ulang, bukan karena salah adegan, tapi untuk kebutuhan pengambilan gambar dari aneka sudut.


Berlanjut pengambilan scene yang paling bikin saya deg-degan. Wawancara. Pengambilan wajah saya secara close-up bener-bener bikin tidak percaya diri. Bagaimana tidak, wajah saya sudah tidak karuan, berminyak dan sedikit pucat karena sepertinya saya kontraksi akibat kelelahan. Selama hamil, hari ini memecahkan rekor nyaris 10 jam dalam posisi berdiri dan duduk tanpa baringan sama sekali. Padahal biasanya sepanjang waktu saya berbaring karena sering kontraksi dan hanya sesekali duduk/berdiri atau jalan.

Sebelum interview, Mbak Luky memastikan apakah saya mau bermake-up sedikit biar tidak kelihatan pucat, namun saya tolak. Selain sudah tidak kuat dan berselera untuk memakai make-up lagi, itu akan memakan waktu lebih lama lagi. Saya benar-benar ingin semua cepat diselesaikan.

Alhamdulillah, untuk scene interview ini hanya butuh sekali take. Lalu giliran Khalila dan Kamila yang dinterview tentang bekal-bekal mereka ke sekolah yang sudah umminya buat. Kamila yang terlihat bingung harus menjawab apa. Khalila lancar-lancar saja.



Akhirnya masuk scene terakhir yaitu memasukkan bekal mereka ke dalam tas lalu mengantar anak-anak berangkat ke sekolah hingga ke pintu depan rumah. Dan tertangkaplah adegan saya yang kesulitan bangun untuk berdiri dalam scene itu. Itu baru saya sadari saat liputan itu tayang. Hihihihihi jujur saja, saya sudah sangat kelelahan dan merasakan kontraksi. Alhamdulillah jam 14.30 selesai sudah proses liputan bento hari itu. Walaupun lelah, namun ini semua pengalaman pertama yang sangat berharga buat saya.

Beramah tamah sambil menyuguhkan makanan dan minum seadanya buat Mbak Luky, Mas Mustafa dan Pak Sopir. Akhirnya saya tau bagaimana proses para reporter dan kameramen bekerja. Setiap hari mereka harus meliput untuk tayangan yang bisa kita tonton setiap harinya. Saya juga dijelaskan kalau liputan ini akan tayang di NET 12 News, sabtu 12 April 2014 jam 12.00 wib. Jika ada teman-teman atau kerabat yang tidak sempet nonton, mereka sudah memastikan akan mengupload tayangan tersebut di youtube.

So here I was, ME ON TV !!


Special thank's to : Mbak Luky Fitriani dan Mas Mustafa dari NET TV Mediatama atas kepercayaannya untuk meliput kreasi bento saya. Semoga bermanfaat !

18 comments:

  1. kok aku nangis ya bacanya, Kamila, Khalila dan kahfi, pasti seneng ibunya membuat bento dengan cinta,

    Sayang gak nonton, ke youtube daach

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mak Astin ^^ aku jadi ikutan nangis nih sekarang, karena belum sempet ngebento lagi. postingan good morning bento adalah bento terakhir yang aku bikin. ihiks.. rasanya tiap pagi sekarang udah kaya mau perang dan buru-buru.Kahfi khan udah mpasi juga, jadi itu prioritas tambahan dan bento dikalahin, bekal anak-anak seadanya ihik ihikkks...
      makasiy yah mak.. *pelukan

      Delete
  2. Pasti rasanya berat banget ya Mak, dalam kondisi hamil harus siaran live. Saya juga pengen belajar bento, biar anak-anak senang :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasiy Mak Rizka sudah ninggalin jejak disini. Ini ngga live kok Mak, take h-1. mungkin kalo live malah lebih cepet karena ga harus retake berulang-uang. Aku hamilnya kepayahan soalnya Mak, jadi yah begitu deh rasanya. hayuk mak belajar bareng-bareng biar saya juga jadi makin semangat.

      Delete
  3. Senang ya mba, pengalaman tak terlupakan :), semoga sukses bukunya hihiii

    ReplyDelete
    Replies
    1. mak nophi.. ^^ bener mak, pengalaman yang bener-bener ga terlupakan. Makasih yah mak. suskes juga buat kita semua. Hayo makin semangat ngeblog!

      Delete
  4. Aaah, baru tahu, apa ada di youtube enggak rekamannya ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. mbak Indah, alhamdulillah ada Mbak ^^
      sila buka link ini :

      http://m.youtube.com/watch?v=yJ6S-CaXVtc&ctp=CAEQpDAYACITCPSthKi53L0CFUEjPAodmWUA6A%3D%3D&hl=en&guid=&client=mv-google&gl=ID

      makasih yah mbak udah mampirin ke sini ^^

      Delete
  5. Speechless bacanya pas sampe bab 3, bangga pasti pak suamimu, mbak <3
    Pengalaman yg mengesankan yaaa..kereen

    ReplyDelete
    Replies
    1. selalu pak suami yang biasanya lebih bersemangat mbak ^^ tapi disitulah keuntungan saya yang lebih banyak mikir. katanya selalu bilang iya,sanggup aja dulu lalu kita pikirin gmn teknisnya xixixixi makasih yah mbak udah mampir.

      Delete
  6. keren mak....masuk tv..., sukses terus...

    ReplyDelete
    Replies
    1. banci kamera.. pernah masuk tipi lagi setelah ini tayang smp 3 kali di berita trans 7... etapi ditodongnya buat kasih komen setuju atau ngga pilkada dihapuskan xixixixi

      Delete
  7. Kereeennn maaakk.... Sukses terusss yaaaa... Ikut banggaaa sebagai bentoer kalau bisa membudaya di Indonesia... Salam kenal ^_^

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih mak salam kenal juga yah makprim..^^ iya yah, biar bento makin membumi lagi.. dirimu masih sering ngebento mak? aku masih sering cuti inih.

      Delete
  8. I Love Your Website, I Would Appreciate It For A Good Read This!!!

    ReplyDelete
  9. selamat mba,,,semoga makin berkah,,boleh ya minta tanda tangannya :)



    abon ikan tuna | Inspirasi | abon ikan lele | abon tuna

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...