Friday, 28 June 2013

Fudge Brownies Kukus



Awalnya pingin ikut-ikutan bikin Dulche Brownies, tapi gagal yeuh, karena daku salah hitung takaran gulanya, jadinya bantet dan keras browniesnya. mau bikin lagi tapi stock dulchenya kan sudah habis.

Akhirnya kepikiran bikin fudge brownies, Resepnya hasil modifikasi dari resep Kue Hitam Putihnya Jeng Banun. Waktu puncak tema di sekolah Khalila, Jeng Banun, mamanya Aisyah Kecil, nyuruh daku icip-icip cake yang dia bikin. Rasanya dingin, nyoklat dan moist banget. Langsung deh daku todong resepnya.

Thursday, 27 June 2013

OREO CHEESECAKE



Kejadian bikin Oreo Cheesecake karena waktu itu dikejar-kejar sama expired datenya cream cheese light merk Yummy yang berakhir 10 hari lagi. Kelamaan semedi didalam kulkas, sampai kelupaan masih tersisa 1 box. Ditambah waktu itu, daku dengan Tetew lagi janjian belanja bareng di Carefour, ada promo setiap pembelian Biskuit Oreo minimal dua bungkus, berhadiah lunch box berbentuk biskuit oreo. Woooow, mata langsung lope-lope. Selain bisa dipakai buat lunchbox, bisa nambahin harta karun properti jeprat jepret.

Dulche Crackers Cake


Ini ceritanya dalam rangka mau menghabiskan stock dulche yang masih bersisa di freezer. Perasaan kok yah ga habis-habis walaupun kemarin sempet dipakai juga buat bikin muffin. Maklumlah, daku sendiri yang mengkonsumsi 2 kaleng dulche ini sendirian. Anak-anak ga terlalu suka dengan yang berkaramel-karamel. Abinya Tukey juga ga terlalu hobi dengan yang manis-manis, dia prefer ke yang gurih-gurih.

Nah, akhirnya daku semedi sebentar siang itu, disaat Khalila sibuk melanjutkan lukisan charlie and lola di tas goodiebag dan Kamila juga anteng merhatiin kakaknya. Cek stock bahan baking, tinggal tersisa mentega dan terigu. Telur selalu ada. Coklat-coklatan dan almond yang biasanya ready stock juga sudah lenyap. Ada oreo vanila tinggal setengah bungkus, yowislah, experiment aduk-aduk apa yang ada. Mudah-mudahan hasilnya tetap oke.

Wednesday, 19 June 2013

Dulche de Leche Muffin


Hari selasa kemarin, pasca khalila merengek-rengek untuk dibelikan kanvas lagi untuk mengisi awal liburannya, tetapi ummi dan abi blum bisa mewujudkannya (yaiya, hari sabtu kemarin baru dibeliin kanvas, langsung dieksekusi hari seninnya sampai selesai, masa langsung mau melukis lagi hari selasa ini), jadilah dengan dibarengi kepala cenut-cenut karena flu, daku membujuk khalila buat turun ke dapur.

"Yuk kak, kita bikin kue saja! Nanti kakak yang bantuin ummi yah dari mulai nimbang sampai masukin adonan ke loyang." Dan langsung di'yes'kan Khalila.

Molton Cake


Penasaran banget sama Molton Cake atau Lava Cake, kayanya bikinnya gampang-gampang susah. So, daku berkunjung lagi ke blognya  om Bara dan dapetin resepnya yang ini

Tuesday, 18 June 2013

Gimme 5 to KHALILA


Senin, 15 Oktober 2012 sudah lama lewat, hari itu, merupakan hari ulang tahun Kak Khalila yang ke-5. Gapapa deh yah kak, umminya baru bisa posting kenangan hari itu di blog sekarang.

Memang sudah diniatkan dari jauh-jauh hari, daku dan Abinya Tukey baru akan mengadakan syukuran ultah Khalila untuk pertama kalinya disekolah yaitu pada saat Khal duduk di kelas TK B. Alasannya, karena saat TK B itu Khal genap berusia 5 tahun, sudah bukan balita lagi. Beranjak besar, masuk kategori usia anak-anak.

Flash back, Selama ini, bekal yang dibawa Khal ke sekolah selalu murni hasil buatan umminya, dan selama ini pula banyak dalam bingkisan goodiebag teman-teman yang ultah di sekolah, masih suka nyelip makanan pabrikan yang masuk kategori 'forbidden' buat Khal - efeknya kalau abis makan makanan tersebut Khal langsung radang - Kondisi ini membuat daku memantapkan hati, jika nanti Khalila mau mengadakan syukuran ultah di sekolah, semua makanan isi goodie bag ultah Khalila adalah hasil buatan umminya sendiri.

Jika memberikan makanan dan bekal untuk anak sendiri saja daku tidak mau sembarangan, apalagi memberikan bingkisan makanan buat teman-teman Khal/ anak orang lain, pastinya daku malah akan lebih berhati-hati. Jangan sampai apa yang daku kasih buat mereka, malah membahayakan dan membuat mereka jatuh sakit. Bagaimana perasaan orang tua lain kalau anaknya dibingkisi makanan sembarangan lalu jatuh sakit?. belum lagi sedihnya, kalau makanan yang kita bingkisi buat mereka, ternyata tak layak konsumsi menurut sang ibu, lalu kemudian harus disortir dulu oleh sang ibu, sebelum dikasih ke anaknya. Dan itu yang sering daku sendiri lakukan, sehingga kadang hanya tersisa susu uht dan biskuit saja yang boleh dimakan Khal. Sisanya, chicki-chickian, permen dkknya langsung diamankan daku.

Nah, sebulan sebelumnya, daku sudah memilih menu apa saja yang akan mengisi kardus goodiebag dan lunchbox ultah Khalila. Menyicil kemasan dan packagingnya, selain cinderamata kenang-kenangan, dan berbagai sketsa buat di undangan, penataan lunchboxnya hingga buat edible print cupcake ultahnya nanti.
Makin mendekati hari H, makin mules membayangkannya, apa sanggup melakukan ini semua sendirian tanpa bantuan. Setidaknya daku harus menyiapkan 50 kardus goodiebag berisi makanan dan lunchbox ultah.



Meminta bantuan pertama kali pada ADek Zyzah, adik sepupu Abinya Tukey yang sarjana lulusan Tata Boga UNJ untuk membantu membuat edible printing cupcakenya, daku sudah selesai membuat sketsanya, tapi belum sempat buat pergi untuk ngeprint ediblenya. Dan memang Adek ini tau tempat ngeprint edible dimana, jadi kupercayakan saja sepenuhnya untuk urusan ini. Sambil berharap Adek mau membantu hingga pembuatan cupcakenya.


Butuh pengorbanan, dari semua packaging yang sudah dicicil, yang belum dapet adalah tutup mika untuk cupcake, daku sudah menyusuri semua TBK online, tapi semua stock kosong. Terpaksalah daku harus janjian dengan Adek, untuk pergi ke toko Ani di Jalan Gunung Sahari. Alhamdulillah masih ada, dan itu jumlahnya pas-pasan tinggal 50 tutup saja. Ga ada stock lagi buat cadangan.

Ternyata, pulang dari sana yang butuh pengorbanan. Bayangkan saja, posisi daku di Halte TransJakarta Atrium Senin itu pukul 17.20 wib, dan tiba di PGC Cililitan pukul 20.30 wib. Menjelang maghrib, hujan badai di Senen dan sekitarnya. Beriringan dengan jam pulang kantor, dan sedikitnya armada TransJakarta yang lalu lalang karena macet. Jadi daku terjebak di halte atrium dengan kondisi berjejalan dengan para penumpang lain. Pingin menjerit, sesengukan nahan nangis, lewat waktu sholat maghrib, terjebak tidak bisa berkutik selain sabar menunggu TransJakartaa jurusan Ancol-PGC yang tidak kunjung tiba, sementara halte makin padat terpepet, terjepit gak bisa kemana-mana. Langsung terbayang muka Abinya Tukey, yang setiap hari harus bergulat dengan kemacetan jalan Jakarta. Kondisi itu makin membuat daku bersyukur, tidak setiap hari merasakan kemacetan seperti ini, stay di rumah, bekerja dari rumah itu jauh lebih menyenangkan daripada di kantoran. Eiiits jadi panjang ceritanya.

Lanjut, hari Jumat siang, tgl 12 Oktober 2012 daku mulai mengeksekusi Mr. Smile Cookies. Dibuat 3 hari sebelumnya dari hari-H kemudian disimpan dalam toples kedap udara. Niatnya minggu malam cookies ini baru dibungkus plastik satu persatu.

 
Kloter berikutnya sabtu siang, 13 Oktober 2012, daku mulai mencicil puding coklat kemudian dituang dalam cup-cup, ditutup dan disimpan dalam kulkas. Sabtu sore mulai membuat macaroni schootel, tanpa saus bechamelnya (saus bechamel dibuat senin shubuh, sebelum dipanggang nanti), ditempatkan dalam wadah alufoil, diwrap, diungsikan juga dalam kulkas.








 
Minggu pagi, 14 Oktober 2012, daku mulai konsen mencicil untuk bahan lunchbox dan bahan cupcakenya. Mulai menimbang bahan-bahan kering seperti terigu, coklat bubuk, mentega dan margarin, coklat blok, gula, telur dll. Belanja sayur dan buah-buahannya lalu mencuci dan memotong sayuran yang harus dipotong dan kemudian dibentuk, direndam dalam air dingin kemudian disimpan dalam kulkas untuk dieksekusi senin shubuh juga. 



Sore menjelang mulai merebus telur puyuh, mengupas dan merebus kembali dalam larutan kunyit hingga berwarna kekuningan. Meniriskan kemudian menjelang maghrib mulai menghias si puyuh untuk disulap menjadi lebah. 120 lebah selesai jam 22.30. Jadi total 5 jam daku nunduk siwer dan pegel menghias si puyuh menjadi lebah.



Adek Zyzah janji mau datang siang, lalu berubah bilang sore, tapi jam sudah menunjukkan pukul 22.30 belum juga tiba, perasaan daku mulai makin deg-degan, secara edible printing buat diatas cupcake masih dipegang olehnya. Sambil terus bbm-an dan minta maaf atas keterlambatan kedatangan buat bala bantu, akhirnya Adek datang jam 23.15 wib, dianter Eyang Kiting dan Mba Azka yang sudah tertidur di mobil. Jadilah malem itu kami berkutat urusan cupcake hingga kelar dioven pada jam 2.30 dini hari. Daku menyuruh Adek istirahat, karena bsok rundown akan lebih banyak.



Daku sendiri menyempatkan merem 1,5 jam dan jam 4.00 shubuh sudah bangun lagi buat menyiapkan nasi uduk, mie goreng, saus bechamel, cuci dan potong-potong buah (strawberry, anggur dan kiwi), rebus sosis, goreng nugget, masukin cookies ke kemasan plastik, panggang macaroni schootel, keluarin puding hingga suhu ruang dll. Tiga kompor langsung nyala disaat yang bersamaan. Adek, pasca bangun dan sholat shubuh, kuserahkan untuk melanjutkan menghias cupcake dengan menempel edible printing dan nyepuit buttercream homemade.




Kayanya waktu berjalan begitu cepat. Alhamdulillah, bala bantuan datang dari saudara-saudara dekat disaat injury time mendekati jam 8 pagi. Daku minta dibantuin buat mengepal-ngepal nasi uduk untuk dibentuk menjadi wajah. Dan menempatkan lauk pauk didalam lunchbox ultah. Tetap saja, pada saat menata mie goreng sebagai rambut, daku sendiri yang harus turun tangan, karena apa? Karena begitu step ini dibantuin, ternyata penampilannya lunchbox yang bertema curly girl ini jadi berjidat jenong (lebar,, xixixixixi,, ), sisanya buat menempatkan lauk pauk yang lain bisa didelegasikan ke saudara-saudara, daku masih harus berkutat dengan macaroni schootel kloter terakhir.




Untungnya diundangan ultah, acara dimulai jam 12.00 wib. Sebenernya daku meminta waktu jam segitu biar waktu belajar anak-anak tidak terganggu dengan acara ultah Khalila, dan untungnya karena pas jam 11 lewat, semua baru selesai di packaging, dan jam 11.45, seiring telfon ku berdering, ternyata telfon dari Bu Nina, yang menanyakan "Mama Khalila, ini jadi khan yah acara ultahnya?" Xixixixxi jadi bu Nina,, mungkin baru kali ini yah, perlengkapan dan goodie bag yang ultah, udah mepet waktunya belum juga nampak di sekolah. Semoga Bu Nina maklum deh yah kenapa telat, begitu melihat apa isi goodie bag dan lunchbox ultahnya Khalila.




Alhamdulillaah, semua senang, terlebih teman-teman Khalila yang tau kalau lunchboxnya berisi nasi yang dibentuk-bentuk seperti bekal yang suka Khalila bawa ke sekolah. Begitupun Bu Nina dan Bu Yus yang tau kalau isinya semua makanan rumahan hasil buatan Umminya Khalila, dan sampai malam-malam juga masih menerima sms dan inbox dari mama-mama caem tentang testimonial anaknya tentang isi goodiebag dan lunchbox ultahnya Khalila. "Tau ngga Bubu, kalau nasinya itu dibentuk orang rambut keriting, ada buah-buahannya juga lho Bu, aku habis dimakan semua. Enak-enak Bu!" Ujar Aufa ke Bubunya, dan Bubunya langsung sms daku, minta di tag penampakan lunchbox dan goodiebagnya, karena sepulang kerja, Bubu cuma dapat cerita Aufa dan liat souvenirnya ultahnya saja. Alhamdulillahh





Buat Kakak Khalila, Selamat Ulang Tahun yah Kak, semoga Kakak tumbuh sehat sempurna jadi anak sholihah, qurrotaa'yun, akhlaqul karimah, jadi sumber pahala, penyemangat dan jalan buat Ummi dan Abi menuju syurga.

 آمِــــــــــيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِــــــــــيْنَ



*Selesai acara, umminya sampai masuk angin 3 hari. begadang dan sampai lupa makan penyebabnya, hihihihihi, yang penting anakku senang.. muahhhhh!

Oreo Streusel Muffins


Dulu-dulu, setiap bikin muffin selalu gagal. Bukan gagal rasanya, tapi gagal pada penampakannya. Maksudnya gimana? Jadi begini, penampakannya kalau tidak meleber kemana-mana seperti gunung meletus, yah sebaliknya, kurang mumbul  tidak sampe merekah. Pokoknya, makin sering eksperimen resep baru, makin sering gagalnya --bocorin rahasia, tapi yah kembali lagi ke falsafah hidup daku, kalau ngga gagal, yah ngga akan belajar.

Monday, 17 June 2013

BATAGOR



Ini ceritanya pas Gank Nista (Dion,Daku, Litha, Inoy, Rio dan Thessa) ribut aja di group BB, niat mau bikin bisnis rombongan. Dari mulai ambil frainchise, jualan jus buah, martabak mini, batagor, hingga laundry kiloan. Jeng Litha, yang sudah terjun bisnis duluan, doi sudah punya "Green Cafe" di daerah Tembalang Semarang sana, yang punya laundry kiloan dan martabak mini juga, mau nularin ke anak-anak ini biar punya usaha gitu, gak cuma ngandelin gaji tiap bulannya. Daku sendiri udah ada usaha sampingan yaitu KHAlittle shop, nah, mereka ini para pekerja kantoran semua. Akhirnya, diawal dicapai kesepakatan untuk pengelolaan bisnis setiap harinya nanti dipercayakan padaku selaku induk semang alias emak-emak beranak dua, yang bekerja di rumah, yang menurut mereka, waktunya lebih fleksibel untuk diberikan mandat.Puiifhs, mereka gak tau aja apa yah, kalau di rumah itu lebih repot dibanding di kantor, apalagi ditempelin Tukey kemanapun pergi.

Singkat cerita,(harusnya panjang banget niy diceritainnya, namanya ngomongin duit buat investasi, aloooooot banget ga menghasilkan keputusan mau memilih bisnis apa, Jeng Litha, yang saat itu baru buka lagi gerai "BATAGORILA", bercerita tentang modal,omzet dan keuntungan gerai batagornya ke kami. Langsung lope-lope lha mata kami ini, dengan hanya beberapa jam jualan, menghasilkan omzet sekian, dengan keuntungan sekian yang cukup menguntungkan. Resepnya Litha sendiri ngasih secara garis besarnya saja, lalu daku diminta buat eksperimen di dapur hingga dapat takaran yang pas. Semua setuju, jadilah daku eksperimen batagor ini. sekaligus menerima tantangan abinya tukey, kalau batagor hasil buatan daku lebih enak, si abi ga akan jajan batagor abang-abang langganannya lagi. Tapi kalo ummi rajin bikinnya yah bi hehehehehe

ini dia resepnya :

:: Batagor Modifikasi versi Ummi 2K ::

Bahan :

- 250 gr ikan tenggiri, ambil dagingnya, blender
- 10 udang jerbung kupas, cincang,
- 10 butir telur puyuh, rebus kupas
- 250 ml air es
- 250 gr tepung kanji
- 2 batang daun bawang, iris tipis
- 2 batang seledri, iris tipis
- 3 siung bawang putih, cincang halus
- 1 sdt garam
- 1/2 sdt merica bubuk
- keju quickmelt, potong dadu
- 20 buah tahu goreng, yang buat tahu isi itu lho, rendam sebentar dalam air garam sampai meresap.
- 10 lembar kulit pangsit
- minyak untuk menggoreng

Cara membuat:
1.Campur ikan dan air es, uleni sampai adonan tercampur rata.
2. Tambahkan tepung kanji, udang, daun bawang, seledri, bawang putih, merica dan garam, aduk rata
3. Isikan adonan tersebut dan keju quickmelt ke dalam tahu. Lakukan hingga semua tahu terisi, sisihkan.
4. Ambil selembar kulit pangsit isi dengan adonan ikan, telur puyih dan keju quickmelt satukan ujung-ujungnya ke atas, hingga sisi-sisinya saling merekat. Lakukan hingga kulit pangsit habis, sisihkan.
5. Goreng hingga kuning kecoklatan, angkat, tiriskan, sisihkan.
6. seperti biasa, males bikin bumbu kacangnya, daku pake bumbu pecel yang sudah jadi saja.

Hasil evaluasi :
Tadi daku sendiri tidak merendam tahunya dalam larutan air garam, karena lupa :P, jadi ga terasa asin, gapapa deh, karena salah di step ini, Kamila juga bisa makan si batagor.

.•°°•..•°°•..•°°•..•°°•. (*)•°ThäªπKs äªäª °•(*) °•..•°°•..•°°•..•°°•..•

Tante litaaa untuk inspirasinya, dan buat Abinya Tukey, kuterima tantangannya, lebih enak ini dong dari batagor abang-abang, Jangan jajan lagi yah bi!

"Ummi Tukey"

Hingga cerita dan resep ini di posting di blog hari ini (berarti udah nyaris 2 tahun nih resep di eksperimen, sampai sekarang bisnis rombongan hanya sebatas wacana, belum ada realisasinya, namanya juga Gank Nista.

Penampakan batagor matangnya juga gak sempet kejepret waktu itu, karena sudah keburu di serbu, enaaaaaak banget siy rasanya, nyeeem

WAGYU YAKINIKU



WAGYU YAKINIKU
Bahan:
- 300-500gr daging wagyu iris tipis
- 1 buah bawang bombay, ukuran sedang, iris memanjang
- 3 siung bawang putih, parut atau haluskan
- Jahe, sebesar ibu jari, parut & ambil airnya
- 1 sdt merica bubuk
- 3 sdm kecap asin
- 1 sdm minyak wijen
- 2-3 sdm kecap manis
- Daung bawang, potong besar
- 1 buah paprika hijau
- 1 sdm tepung maizena, campur dgn sdikit air
- 3 sdm minyak goreng, untuk menumis

Cara Memasak:
1. Cuci bersih daging yang sudah diiris-iris, taruh dalam mangkok besar.
2. Masukkan bawang bombay, bawang putih, jahe, merica, kecap asin, minyak wijen, daun bawang & paprika hijau ke dalam daging di mangkok. Aduk rata lalu diamkan kurang lebih 15 menit.
3. Panaskan minyak, lalu masukkan campuran daging ke dalam penggorengan anti lengket, Aduk sesekali supaya daging termasak rata.
4. Masukkan kecap manis, aduk rata.
5. Biarkan sampai daging matang lalu tuangkan tepung maizena yang sudah dicampur air. Aduk-aduk rata sampai saus mengental.
6. Angkat & sajikan dengan nasi hangat.




Resep ini daku propose juga di fbnya Australian Beef Indonesia buat IRON FAM Competition tentang "Cara Menarik Memasak Austaralian Beef yang Cepat,Enak dan Sehat", walaupun belum terpilih, yang terpenting berpartisipasi saja dulu :D

Thursday, 13 June 2013

GRADUATION DAY dan DRAMA MUSICAL # Putri Salju dan Kurcaci

Selasa, 4 Juni 2013

Rasanya baru kemarin, Khalila menjadi murid Play group di sekolah PG-TK Nurul Yaqin ini, bermain dan belajar bersama teman-teman dan guru-guru di kelas. Waktu 3 tahun yang dilewati rasanya begitu singkat.

Sun Flower Class, Play Group
Butterfly Class, TKA
Mangosteen Class, TKB

Tadi siang, saat menjemput Khalila di sekolah, Bu Lestari menyodorkan undangan akhirussanah dan sepaket baju wisuda. Undangan akhirussanah kali ini begitu istimewa, terutama buat Khalila dan daku tentunya, karena apa? Cover undangan kali ini bergambar Putri Salju yang diwarnai oleh Khalila. Mungkin karena sangat menjiwai tokoh sang putri, Khalila jadi sepenuh hati mewarnainya, sehingga terpilih untuk dijadikan cover undangan. Ga habis-habisnya dia tersenyum memandangi hasil jerih payahnya diapresiasi. Tak luput pula, tiap hari dia menghitung hari berapa lama lagi menuju hari H, yaitu puncak acara Akhirussanah PG-TK Nurul Yaqin dan diwisuda, tanda sudah layak untuk menjadi kakak SD

Friday, 7 June 2013

Sausage Vegetable Pastry



Sausage Vegetable Pastry

Bahan :
- kulit pastry siaap pakai, potong 10x10cm
- 6 buah sosis, potong 2
- 1 buah wortel, potong dadu
- 1 buah jagung manis, pipil
- 100gr buncis, potong kecil
- 1 buah bawang bombay, iris dadu
- 3 siung bawang putih
- merica secukupnya
- mentega secukupnya
- keju mozarelle/quickmelt secukupnya
- minyak untuk menumis.

Cara membuat :
1. Panaskan oven suhu tinggi (250dercel) selama 10 menit
2. Tumis bawang putih sampai harum, masukan bawang bombay masak smp layu, masukan sayuran potong (wortel, jagung, buncis), seasoning dgn merica, gulgar, masak sampai sayuran matang, angkat, beri mentega saat sayuran msh panas2, sisihkan
3. Siapkan loyang muffin single, olesi dgn sdikit minyak.
4. Tata diatas kulit pastry, sosis, taburi dgn sayuran dan terakhir keju mozarella/quickmelt
5. Letakan kulit pastry dlm loyang muffin sedemikian rupa sehinggaa berbentuk spt di foto.
6. Panggang dlm oven 15-20 menit hingga mekar sempurna kuning keemasan
7. Sajikan dgn saus sambal/tomat
8. Untuk 12 buah

Note :
* resep ini daku propose di fb bunda carrefour, mudah2an jadi resep of the month, blum di approve sm adminnya. Lmyn hadiahnya voucher belanja 500rb dr carrefour, yg mau ikutan propose resep, sok atuh like Fanpagenya bunda carrefour
--- > silakan submit resep disini

*fotonya mulai cakep niy, krn sebelumnya diprotes para tmn2 penggemar food photography, "fit, foto lu hrsnya sadar kamera knp, sayang bener kl asal jepret" *nyengir ,, watermark jg diganti lbh soft biar terkesan elegan dikit, ga childish lg deeeh,,
*laporan selesai

"Ummi Tukey"

Jumat, 11 Januari 2013

PANNA COTTA



Di dalam kulkas masih ada 1 liter krim. Dulu beli karena takjub ternyata harga krim di toko bahan kue lebih murah dibanding di supermarket.
Jadilah daku googling dapet resepnya Om Bara Pattiraadjawane.


Panna cotta

Bahan:
100 ml susu
7 gram gelatin bubuk (atau kurang lebih 2,5 sdt biasa/tidak muncung)
600 ml krim kental
100 gram gula
1 sdt ekstrak vanilla (atau 1/4 sdt bubuk vanilin)


Bahan Topping:
1 kotak strawberry segar – bersihkan dengan dibilas
2 sdt gula halus

si Tetew, ikutan eksekusi, daku dapet japreman, ihhhiiiiyy nyem



Cara Membuat:
Campur susu dengan gelatin, aduk rata, diamkan hingga gelatin larut, kurleb 5 menit.
Dalam panci dengan dasar tebal, rebus krim kental dengan gula, aduk dengan kocokan/whisk hingga mulai berbuih panas.
Masukkan campuran susu dan gelatin, aduk rata, didihkan sebentar lagi, tambahkan ekstrak vanila (atau bubuk vanilin).
Tuang dalam gelas-gelas, dinginkan kemudian simpan dalam kulkas 5-6 jam atau semalaman hingga pannacotta mengeras.
Cacah kasar strawberry, tambahkan gula halus, aduk rata, kemudian tuang di atas panna cotta.

*Bara Pattiradjawane*

ROTI SOBEK COKLAT DAN ROTI KISMIS



Ditengah kelesuan baking melandaku, ditengah Jeng Liza lagi merasa berkurangnya soulmate berbakingan disaat dia sedang semangat-semangatnya baking, dan ditengah Mba Rina lagi semangat bercrochetan, tiba-tiba ada keinginan untuk mengulang kesuksesan membuat roti seperti kemarin.

Jadilah Kamis kemarin, pas libur Isra Mi'raj yang artinya ada Abi-nya Tukey di rumah, sehingga bisa mengamankan anak-anak, selama daku ber'debak-debuk' membuat roti.

Jam 8.49 wib daku mulai mencampurkan bahan-bahan dan mulai menguleni. Pagi itu memang semua beres lebih cepat. Anak-anak bangun lebih pagi, sehingga semua urutan 'ritual pagi' otomatis maju. Mandi, sarapan, sampai daku masak kelar sebelum jam 8.00 wib, termasuk kelar masak sayur taoge bening+tahu putih, ayam goreng -yang ready dikulkas, dan tempe goreng.

Kali ini dengan menggunakan takaran setengah resep disini, akhirnya daku siap berperang. Mari, lupakan sejenak penderitaan pasca membuat roti pertama kali kemarin (jari tangan sakit dan badan pegel-pegel selama 3 hari), kita songsong keberhasilan roti selanjutnya.

Roti Water Roux isi Coklat dan Kismis

Adonan Water roux
-250gr terigu protein tinggi
-125ml air
Semua bahan dicampur rata, masak dengan api sedang sampai kental, diaduk terus, jangan sampe mendidih, Dinginkan
-200gr tepung protein tinggi
-100gr tepung protein sedang
-65gr gula
-1sdm susu bubuk
-1/2 sachet ragi instan, sekitar 5,5-6gram fermipan.
-1 butir telur
-100gr water roux/adonan biang --- daku pakai semua adonan hasil diatas
-85ml air hangat
-1/2sdt garam
-40gr margarine
-100gr coklat blok --- potong kasar untuk isi
-Kismis sesuai selera

Cara membuat
1. Tuang terigu, ragi, gula, susu bubuk, aduk rata.
2. Masukkan adonan water roux, telur dan air. 3. Ulenin sampe kalis.
4. Masukan margarine+garam. Uleni lagi
5. Diamkan sampai mengembang 2x lipat.
6. Dibentuk, didiamkan lg hingga mengembang 2x lipat, oven deh.

Kali ini berasa tidak terlalu berat seperti pertama bikin, mungkin efek hanya menguleni 1/2 takaran resep atau jari-jari tangan sudah mulai terlatih layaknya petinju.


Kurang dari 1jam, adonan diuleni sudah kalis, saatnya mengistirahatkan adonan hingga mengembang 2 kali lipat.


Kali ini menanti mengembang 2x lipat rasanya lebih lama dari yang kemarin, entah apa karena suhu udara dapur juga tidak terlalu tinggi karena agak mendung diluar. Sampai lebih dari 1 jam akhirnya daku baru berani 'mendebuk' adonannya yang baru mengembang 2x lipat lalu mulai membentuk.


Untuk roti coklat, daku mengikuti caranya Mba R seperti membuat roti sobek yang berjejer-jejer, tujuannya biar kalau disobek buat dimakan Tukey, tampilan sisanya masih tetap cantik. Jadilah daku timbang adonan @30gram, lalu diisi dengan cacahan dark cooking coklat, menghasilkan 16 bulatan roti yang tertata dalam loyang persegi 18x18cm.


Istirahatkan lagi, hingga mengembang 2x lipat. Lalu oles dengan kuning telur, taburi wijen.


Untuk roti kismis, asal-asalan aja karena memanfaatkan sisa adonan roti. Timbang pula @30gram. Bentuk terserah, yang penting kismisnya merata diseluruh adonan roti. Masing-masing mau dibentuk roti mini kismis. Berhasil membentuk 6 roti kismis.


Istirahatkan, hingga mengembang 2x lipat. Lalu oles dengan kuning telur.


Panggang deh, bul bul bul mumbul!




Ahaaaaa

Sesi potrat potret dulu



Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...