Tuesday, 18 June 2013

Gimme 5 to KHALILA


Senin, 15 Oktober 2012 sudah lama lewat, hari itu, merupakan hari ulang tahun Kak Khalila yang ke-5. Gapapa deh yah kak, umminya baru bisa posting kenangan hari itu di blog sekarang.

Memang sudah diniatkan dari jauh-jauh hari, daku dan Abinya Tukey baru akan mengadakan syukuran ultah Khalila untuk pertama kalinya disekolah yaitu pada saat Khal duduk di kelas TK B. Alasannya, karena saat TK B itu Khal genap berusia 5 tahun, sudah bukan balita lagi. Beranjak besar, masuk kategori usia anak-anak.

Flash back, Selama ini, bekal yang dibawa Khal ke sekolah selalu murni hasil buatan umminya, dan selama ini pula banyak dalam bingkisan goodiebag teman-teman yang ultah di sekolah, masih suka nyelip makanan pabrikan yang masuk kategori 'forbidden' buat Khal - efeknya kalau abis makan makanan tersebut Khal langsung radang - Kondisi ini membuat daku memantapkan hati, jika nanti Khalila mau mengadakan syukuran ultah di sekolah, semua makanan isi goodie bag ultah Khalila adalah hasil buatan umminya sendiri.

Jika memberikan makanan dan bekal untuk anak sendiri saja daku tidak mau sembarangan, apalagi memberikan bingkisan makanan buat teman-teman Khal/ anak orang lain, pastinya daku malah akan lebih berhati-hati. Jangan sampai apa yang daku kasih buat mereka, malah membahayakan dan membuat mereka jatuh sakit. Bagaimana perasaan orang tua lain kalau anaknya dibingkisi makanan sembarangan lalu jatuh sakit?. belum lagi sedihnya, kalau makanan yang kita bingkisi buat mereka, ternyata tak layak konsumsi menurut sang ibu, lalu kemudian harus disortir dulu oleh sang ibu, sebelum dikasih ke anaknya. Dan itu yang sering daku sendiri lakukan, sehingga kadang hanya tersisa susu uht dan biskuit saja yang boleh dimakan Khal. Sisanya, chicki-chickian, permen dkknya langsung diamankan daku.

Nah, sebulan sebelumnya, daku sudah memilih menu apa saja yang akan mengisi kardus goodiebag dan lunchbox ultah Khalila. Menyicil kemasan dan packagingnya, selain cinderamata kenang-kenangan, dan berbagai sketsa buat di undangan, penataan lunchboxnya hingga buat edible print cupcake ultahnya nanti.
Makin mendekati hari H, makin mules membayangkannya, apa sanggup melakukan ini semua sendirian tanpa bantuan. Setidaknya daku harus menyiapkan 50 kardus goodiebag berisi makanan dan lunchbox ultah.



Meminta bantuan pertama kali pada ADek Zyzah, adik sepupu Abinya Tukey yang sarjana lulusan Tata Boga UNJ untuk membantu membuat edible printing cupcakenya, daku sudah selesai membuat sketsanya, tapi belum sempat buat pergi untuk ngeprint ediblenya. Dan memang Adek ini tau tempat ngeprint edible dimana, jadi kupercayakan saja sepenuhnya untuk urusan ini. Sambil berharap Adek mau membantu hingga pembuatan cupcakenya.


Butuh pengorbanan, dari semua packaging yang sudah dicicil, yang belum dapet adalah tutup mika untuk cupcake, daku sudah menyusuri semua TBK online, tapi semua stock kosong. Terpaksalah daku harus janjian dengan Adek, untuk pergi ke toko Ani di Jalan Gunung Sahari. Alhamdulillah masih ada, dan itu jumlahnya pas-pasan tinggal 50 tutup saja. Ga ada stock lagi buat cadangan.

Ternyata, pulang dari sana yang butuh pengorbanan. Bayangkan saja, posisi daku di Halte TransJakarta Atrium Senin itu pukul 17.20 wib, dan tiba di PGC Cililitan pukul 20.30 wib. Menjelang maghrib, hujan badai di Senen dan sekitarnya. Beriringan dengan jam pulang kantor, dan sedikitnya armada TransJakarta yang lalu lalang karena macet. Jadi daku terjebak di halte atrium dengan kondisi berjejalan dengan para penumpang lain. Pingin menjerit, sesengukan nahan nangis, lewat waktu sholat maghrib, terjebak tidak bisa berkutik selain sabar menunggu TransJakartaa jurusan Ancol-PGC yang tidak kunjung tiba, sementara halte makin padat terpepet, terjepit gak bisa kemana-mana. Langsung terbayang muka Abinya Tukey, yang setiap hari harus bergulat dengan kemacetan jalan Jakarta. Kondisi itu makin membuat daku bersyukur, tidak setiap hari merasakan kemacetan seperti ini, stay di rumah, bekerja dari rumah itu jauh lebih menyenangkan daripada di kantoran. Eiiits jadi panjang ceritanya.

Lanjut, hari Jumat siang, tgl 12 Oktober 2012 daku mulai mengeksekusi Mr. Smile Cookies. Dibuat 3 hari sebelumnya dari hari-H kemudian disimpan dalam toples kedap udara. Niatnya minggu malam cookies ini baru dibungkus plastik satu persatu.

 
Kloter berikutnya sabtu siang, 13 Oktober 2012, daku mulai mencicil puding coklat kemudian dituang dalam cup-cup, ditutup dan disimpan dalam kulkas. Sabtu sore mulai membuat macaroni schootel, tanpa saus bechamelnya (saus bechamel dibuat senin shubuh, sebelum dipanggang nanti), ditempatkan dalam wadah alufoil, diwrap, diungsikan juga dalam kulkas.








 
Minggu pagi, 14 Oktober 2012, daku mulai konsen mencicil untuk bahan lunchbox dan bahan cupcakenya. Mulai menimbang bahan-bahan kering seperti terigu, coklat bubuk, mentega dan margarin, coklat blok, gula, telur dll. Belanja sayur dan buah-buahannya lalu mencuci dan memotong sayuran yang harus dipotong dan kemudian dibentuk, direndam dalam air dingin kemudian disimpan dalam kulkas untuk dieksekusi senin shubuh juga. 



Sore menjelang mulai merebus telur puyuh, mengupas dan merebus kembali dalam larutan kunyit hingga berwarna kekuningan. Meniriskan kemudian menjelang maghrib mulai menghias si puyuh untuk disulap menjadi lebah. 120 lebah selesai jam 22.30. Jadi total 5 jam daku nunduk siwer dan pegel menghias si puyuh menjadi lebah.



Adek Zyzah janji mau datang siang, lalu berubah bilang sore, tapi jam sudah menunjukkan pukul 22.30 belum juga tiba, perasaan daku mulai makin deg-degan, secara edible printing buat diatas cupcake masih dipegang olehnya. Sambil terus bbm-an dan minta maaf atas keterlambatan kedatangan buat bala bantu, akhirnya Adek datang jam 23.15 wib, dianter Eyang Kiting dan Mba Azka yang sudah tertidur di mobil. Jadilah malem itu kami berkutat urusan cupcake hingga kelar dioven pada jam 2.30 dini hari. Daku menyuruh Adek istirahat, karena bsok rundown akan lebih banyak.



Daku sendiri menyempatkan merem 1,5 jam dan jam 4.00 shubuh sudah bangun lagi buat menyiapkan nasi uduk, mie goreng, saus bechamel, cuci dan potong-potong buah (strawberry, anggur dan kiwi), rebus sosis, goreng nugget, masukin cookies ke kemasan plastik, panggang macaroni schootel, keluarin puding hingga suhu ruang dll. Tiga kompor langsung nyala disaat yang bersamaan. Adek, pasca bangun dan sholat shubuh, kuserahkan untuk melanjutkan menghias cupcake dengan menempel edible printing dan nyepuit buttercream homemade.




Kayanya waktu berjalan begitu cepat. Alhamdulillah, bala bantuan datang dari saudara-saudara dekat disaat injury time mendekati jam 8 pagi. Daku minta dibantuin buat mengepal-ngepal nasi uduk untuk dibentuk menjadi wajah. Dan menempatkan lauk pauk didalam lunchbox ultah. Tetap saja, pada saat menata mie goreng sebagai rambut, daku sendiri yang harus turun tangan, karena apa? Karena begitu step ini dibantuin, ternyata penampilannya lunchbox yang bertema curly girl ini jadi berjidat jenong (lebar,, xixixixixi,, ), sisanya buat menempatkan lauk pauk yang lain bisa didelegasikan ke saudara-saudara, daku masih harus berkutat dengan macaroni schootel kloter terakhir.




Untungnya diundangan ultah, acara dimulai jam 12.00 wib. Sebenernya daku meminta waktu jam segitu biar waktu belajar anak-anak tidak terganggu dengan acara ultah Khalila, dan untungnya karena pas jam 11 lewat, semua baru selesai di packaging, dan jam 11.45, seiring telfon ku berdering, ternyata telfon dari Bu Nina, yang menanyakan "Mama Khalila, ini jadi khan yah acara ultahnya?" Xixixixxi jadi bu Nina,, mungkin baru kali ini yah, perlengkapan dan goodie bag yang ultah, udah mepet waktunya belum juga nampak di sekolah. Semoga Bu Nina maklum deh yah kenapa telat, begitu melihat apa isi goodie bag dan lunchbox ultahnya Khalila.




Alhamdulillaah, semua senang, terlebih teman-teman Khalila yang tau kalau lunchboxnya berisi nasi yang dibentuk-bentuk seperti bekal yang suka Khalila bawa ke sekolah. Begitupun Bu Nina dan Bu Yus yang tau kalau isinya semua makanan rumahan hasil buatan Umminya Khalila, dan sampai malam-malam juga masih menerima sms dan inbox dari mama-mama caem tentang testimonial anaknya tentang isi goodiebag dan lunchbox ultahnya Khalila. "Tau ngga Bubu, kalau nasinya itu dibentuk orang rambut keriting, ada buah-buahannya juga lho Bu, aku habis dimakan semua. Enak-enak Bu!" Ujar Aufa ke Bubunya, dan Bubunya langsung sms daku, minta di tag penampakan lunchbox dan goodiebagnya, karena sepulang kerja, Bubu cuma dapat cerita Aufa dan liat souvenirnya ultahnya saja. Alhamdulillahh





Buat Kakak Khalila, Selamat Ulang Tahun yah Kak, semoga Kakak tumbuh sehat sempurna jadi anak sholihah, qurrotaa'yun, akhlaqul karimah, jadi sumber pahala, penyemangat dan jalan buat Ummi dan Abi menuju syurga.

 آمِــــــــــيْنَ يَا رَبَّ الْعَالَمِــــــــــيْنَ



*Selesai acara, umminya sampai masuk angin 3 hari. begadang dan sampai lupa makan penyebabnya, hihihihihi, yang penting anakku senang.. muahhhhh!

11 comments:

  1. subhanallah..hebat sekali Ummu Khalila, semua pernak pernik dikerjakan sendiri. Naksir bentonya nih ;)

    Happy belated bday ya kakak Khalila semoga mjd anak sholehah

    Salam kenal Ummu ;)

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasiy Ayah Daris Qudsy, bunda Dwiyani Arta dan si kecil Samara Aqilla Nafisa sudah mampir disini. alhamdulillaaaaah akhirnya berhasil bun. naksir bentonya yah? hihihihihi ini banyak bento blom ke share di blog, lagi dicicil satu-satu maklum koleksi lama soalnya.

      aamiin ya robbal'alaamiin, makasiy doanya yaaah semoga Allah SWT kabulkan. salam kenaljuga yah bun ^.~

      Delete
  2. Subhanallah si Mak yg satu ini.. keren ah... 2 jempol Mak.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasiy mak riski, namanya juga usaha maaaaaak, udah diniatin dari 5 bulan sebelumnya. alhamdulillah bisa juga walaupun tefaaar sesudahnya. makasiy udah mampir ninggalin jejak disini ^.~. gantian bertamuu ahhh biar lebih kenaaaal

      Delete
  3. Makk saya juga buat sendiri pas ultah si kembar, tapi cuman sanggup buat cupcake aja. Trus yang bikin bete, udah pesen edible 2 minggu sebelumnya ke Jakarta (saya waktu itu posisi di Balikpapan) dan sampai H-1 belum dateng juga huhuhu akhirnya coklatnya ngga jadi dibuat, padahal udah di desain khusus :-(

    Yang penting sukses ya makk biarpun capek ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. mak shiiiin, waduuuh nyeseeek banget ediblenya ga sampe ke tangan pas hari H, padahal daku udah yakin banget tuh desain khususnya pasti kereeen abis, *desain blog aja kewreeeen bangeeet, apalagi edible buat cupcakenya si twins. jadi akhirnya gimana itu cupcake? tanpa edible?

      iya alhamdulillaaaah sudah berhasil diwujudkan walaupun masuk angin 3 hari, ikhlassss banget deh ^.~

      Delete
  4. subhanallah bunda khalila kreatif dan rajin sekali, semua di buat sendiri
    btw suka kali dengan telur puyuh yg dibuat jad madu, lucu dan unik

    ReplyDelete
    Replies
    1. mak lisa.. maafkan saya baru bales komen ini ^^ terlewat yeuh ^^ yah beginilah usaha untukmemberikan yang terbaik untuk anak2mak ^^ makasih sudah mampir berkunjung yah.. xixixixi walaupun terlambat dibukain pintunya heheheh

      Delete
  5. wah hebat sekali mbak... salut... two thumbs up
    bagus banget hasilnya... itu telur puyuh lebah ok bgt. hiasan badannya yg hitam2 itu dari apa mbak, klo sayapnya dari apa ya?
    keren

    ReplyDelete
    Replies
    1. aduh sayang jejak yang ditinggalkan dengan nama anonim ^^ sehingga saya tidak tau nama mbak yang berkunjung.. badan-badan lebah yang berwarna hitam itu dari nori rumput laut yang untuk kulit sushi itu mbak ^^ kalau sayap dari almond slice ^^makasiy sudah mampir yah ^^

      Delete
  6. Subhanallah si Mak yg satu ini.. keren ah... 2 jempol Mak.. :)

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Promo untuk Anda