Thursday, 21 November 2013

Kids & Lady Bugs Bento # 52


Kamis, 20 November 2013

Bekal bentuk kepala orang memang  selalu menjadi andalan Ummi kalau lagi miskin ide dan kepepet waktu. Sekarang episode topi dari telur dadar juga masih berlanjut. Kemarin kepala Hello Kitty yang bertopikan telur dadar. Sekarang giliran si 'mungil-mungil' ini.

Kemarin ada seorang teman yang bertanya, bagaimana caranya membuat telur dadar menjadi sebuah topi yang mulus tanpa ada warna hangus kecoklatan. Prinsipnya sama saja seperti mendadar telur biasa. ini  juga bukan egg sheet yah yang dalam pengadukan telor dadarnya ditambah tepung maizena.   Ini telur dadar biasa.

Daku membuat telur dadar dengan cara diaduk dengan menggunakan sumpit, bukan garpu. Efeknya putih telur dan kuning telur bisa tercampur rata tanpa berbusa. Kalau adukan telur dadar berbusa, lalu langsung kita tuang kedalam pan anti lengket yang sudah dioles dengan sedikit minyak, hasil telur dadarnya pasti 'bruntusan'. Dan selalu menggunakan api lilin setiap mendadar atau menceplok telur utuk menghasilkan dadar dan ceplokan telur yang lebih mulus. proses matangnya secara perlahan namun tidak mengubah warna tampilan menjadi colat keemasan.


Usahakan dadar telur saat dituang ke dalam pan anti lengketnya membentuk lingkaran yang presisi. Gunanya saat kita ingin telur dadar ini menjadi topi, kita tinggal memotong diameter sama besar, sehingga menghasilkan setengah lingkaran yang sama besar untuk kita jadikan topi. Tinggal tusuk dengan spaghetti mentah supaya topi tetap 'duduk' manis diatas kepala 'si mungil'.

Sudah lama juga daku ga pernah menampilkan lady bugs. Terakhir lady bugs mejeng itu dalam bento untuk Majalah Anakku kemarin. Lady bugs ini juga hasil dari sisa demoku  semalam ke Kak Liza, sepupuku. Ceritanya hari ini di sekolah Rajwa, Anaknya Kak Liza akan ada market day  yang temanya  semua makanan yang dijual harus back to nature. Dia kepikiran untuk membuat bento panda dari beras ketan kukus tabur kelapa. Untuk memberi tambahan warna dalam box, ketan panda kelapa kukus yang warnanya putih, jagung rebus berwarna hijau, tempe orek yang kecoklatan, kering kentang yang berwarna oranye, hijau selada, merahnya dari si lady bugs ini. full color yah jadinya. Pasti tampilannya baka menarik perhatian. Cara membuat lady bugs nya sudah ada yah di sini




Hari ini sepulang mengantar Kamila, si Ummi tetap stay di sekolah. Menyambut para mamas untuk berkeliling ke kelas-kelas untuk melihat dan memberikan penilaian atas kreatifitas para ibu guru dan anak-anak menghias kelas masing-masing sesuai dengan tema. Tahun ini, tema sekolah adalah "Negaraku". Jadi masing-masing kelas harus menampilkan dan memberikan pengetahuan tentang negara yang menjadi tema kelasnya masing-masing. Seperti kelas Kamila di play group. Teman negaranya adalah Inggris. Kelas dihias dengan pernak-pernik Negara Inggris hasil kreatifitas anak-anak dan guru. Kamila membuat Big Ben, kaos bola berwarna merah beserta lapangannya, membuat boneka penjaga Istana Buckingham, bikin mahkota raja dan ratu. Ada gambar istana dari kain flanel yang menempel di tembok kelas. bagus dan kreatif.

Kelas B1 yang bertema Jepang menampilkan bunga sakura yang tumbuh di luar dan di dalam kelas, pintu dihias menyerupai rumah adat Jepang. Ada kimono, ada tatami berikut tea set untuk para siswa PG hingga TK B menikmati tradisi minum teh ala jepang saat sentra. Kelas B2 yang bertemakan negara Belanda, ada kincir angin yang tinggi dan bisa memutar dengan aman, peternakan domba, aneka dairy produk dari susu hingga keju, saat sentra di kelas B2 ini anak-anak akan menikmati minum coklat hangat dan makan roti.

Kelas B3 bertemakan negara India. Ada bangunan Taj Mahal dalam kelas yang terbuat dari kardus air mineral dicat putih, dihiasi rumbai-rumbai slayer gorden sebagai singgasana mirip kamar pengantin. Ada gambar gajah dengan aksesoris India, baju sari untuk anak-anak, hingga gambar artis Bollywood. Seru! 

Untuk Kelas A1 bertemakan Negara Mesir. Ada Piramid, padang pasir dan pohon kurma, anak-anak  membuat mahkota ala Cleopatra, lengkap dengan kepala ular pada mahkotanya. Dan terakhir kelas A2 yang bertemakan Negara Indonesia. Menampilkan keindahan objek wisata alam seperti danau toba, kekayaan budaya seperti batik dan membuat blangkon. Daku yakin, para mamas senang melihat hasil kreatifitas anaknya dengan para guru dan dengan senang hati memberikan penilaian kelas mana yang paling sesuai dengan tema tahun ini.



7 comments:

  1. wah, emak yang satu ini emang kreatif banget ya, ga heran jika anandanya selalu berselera dalam menyantap hidangan/bekal buatan emaknya nih. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makasiy Mba Al, ini dalam upaya gimana caranya selain anaknya semangat makan, buat emaknya juga ada bahan buat postingan di blog... maklum Mba, aku belum pinter nulis yang sumbernya dari mana aja ntuk dijadikan tulisan kaya Mba Al ^^ muaaaaaaaah

      Delete
  2. Replies
    1. senengnya dimapiri Mak Ida terus... dah ninggalin jejak juga ^^ sama-sama yah, daku makasih juga ^^

      Delete
    2. Mak Ida, Blog nya di set ga bisa meninggalkan jejak yah? aku pingin banget ninggalin jejakdi beberapa postinganmu Mak ^^ masalah terupdate yang dirimu bahas di blog. Makasih yah, aku bener2 diingatkan banget.

      Delete
  3. wiiiih keren mak kreatif banget...
    si kecil jadi senang dengan bekalnya kalau gini tapi aku yang liat jadi sayang buat di makan haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mbak hoshi nee.. awal2 dibentoin emang sayang buat dimakan.. tp bgitu tau bsok akan dibuatin bento yg lain.. lgs dicaplok deh bekalnya.. xixixi makasih sudah mampir yah mbak...

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Promo untuk Anda