Saturday, 13 July 2013

Lazy Itsy Bitsy Pizza # Adonan Pizza Tanpa Diuleni



Rabu, 10 Juli 2013

Puasa Day 1

Hari ini daku sukses ngebangunin Kak Khalila buat santap sahur dan berlanjut sholat shubuh berjama'ah. Khalila merasa itu suatu prestasi luar biasa, karena selain dapat pujian, peluk cium dari ummi, Khalila juga berhak menentukan apa menu buka puasa hari ini. Berseri-seri mukanya begitu mengucapkan pizza tapi dengan rentetan "aku maunya pizzanya garing yah mi! Terus, aku yang bantuin bikin adonannya, dan aku yang tabur-taburin atasnya yah. Bikinnya dioven kan yah mi?" 

Duh, senengnya si Kakak begitu daku langsung mengajaknya ke dapur. Lumayan, kemarin menjelang 2 hari sebelum puasa, daku sempat belanja dan menyetok bahan-bahan keperluan dapur dan printilan bahan baking. Udah ada keju cheddar, quickmelt, chocochip, butter, keju krim, mayonaise, krim kental dll. Jadi kalau mau bikin pizza yah oke-oke saja.



Biar gampang, daku pakai resep adonan pizza tanpa diuleni sama sekali. Cocok banget buat buibu yang lagi puasa, irit waktu dan pastinya tenaga. Resep hasil blog walking ke blognya Mbak Endang, yang diadaptasikan dari web King Arthur Flour, Blog - No-Knead Thin-Crust Pizza: it doesn't get any easier than this, Disitu dibilang bisa menghasilkan pizza yang tipis, ngebayanginnya akan krinyus-krinyus seperti pizza yang Khalila buat di Kidzania.

Ini dia resepnya :
Bahan adonan pizza :
- 150 ml air hangat
- 2 sendok makan minyak zaitun atau minyak sayur biasa --- daku pake minyak sayur biasa
- 1 sendok teh ragi instan, pastikan fresh dan cek masa kedaluarsanya (misal Fermipan) --- yup, daku pakai Fermipan
- 1/2 sendok teh garam
- 180 gram tepung terigu serba guna atau protein tinggi (misal Segitiga Biru atau Cakra Kembar) --- daku pake Cakra Kembar
 Cara membuat :
1. Siapkan mangkuk, masukkan tepung terigu dan garam, aduk rata dengan spatula.
2. Masukkan semua bahan adonan pizza lainnya, aduk hingga semua bahan tercampur rata dan menjadi adonan yang kasar, lembek dan agak basah.
3. Tutup mangkuk dengan kain, biarkan di suhu ruang selama 1 jam hingga mengembang. --- daku tutup pake cling wrap, trus ditutup lagi pakai kain.
4. Masukkan adonan ke kulkas dan biarkan 1 - 2 jam lagi dalam posisi tertutup kain. Adonan boleh didiamkan di kulkas maksimal hingga 7 jam. Semakin lama adonan diistirahatkan maka roti akan terasa semakin sedap

Nah, sekarang baru memikirkan topping pizzanya niy, baru sadar di freezer cuma ada daging sapi cincang, dikulkas bawah cuma ada tomat 1 buah, bawang bombay 1 siung dan wortel seuprit. Sudahlah yah, ga bisa bikin topping saus pizza homemadenya. Cek ricek masih ada saos tomat yang cukup. Jadilah saus toppingnya daku mengarang indah lagi, adopsi dari saos topping pizza yang biasa daku buat, cuma versi tanpa tomat segar.



Saus Toping :
- 5 sdm saos tomat atau sesuai selera
- lada bubuk sesuai selera, buat saos pizzanya Tukey daku skip biar ga pedes
- 1 sdm saos sambal atau sesuai selera, ini juga daku skip buat pizzanya Tukey.
- gula dan garam secukupnya
- oregano secukupnya
- 2 sdm mayonaise --- saat bikin ga pake mayonaise, ini daku tambahin begitu nulis resepnya, hasil sharing sama si Tetew setelahnya, pas aku menemaninya hunting mixer.
Cara membuat :
Semua bahan dicampur dan diaduk rata, sisihkan.

Nah, pas jam 17.00 teng teng, daku mengeluarkan adonan pizza dari kulkas, mulai membagi adonan untuk dua loyang pizza diameter 24cm. Tekstur adonannya ini lengket, jadi jangan kaget yah buibu. Kalau mau cepat, tinggal dilebar-lebarin dengan menggunakan jari tangan agar menutupi seluruh dasar loyang, tapi kalau mau sabar dan berseni, silahkan digilas biar bisa benar-benar tipis. Tapi memang butuh kesabaran extra untuk menggilasnya karena adonannya lengket. Silahkan menggilas dengan bantuan sedikit minyak biar tidak terlalu lengket.

Setelah adonan tertutup sempurna dengan ketebalan yang sama, saatnya mengoleskan saos topingnya. Ditambah parutan keju quickmelt, lalu tumisan daging cincang. Daging cincang ini ditumis dengan sedikit minyak sampai berubah warna, lalu seasoning deh dengan gulgar secukupnya, masak hingga berbulir. Angkat, dan ready buat ditaburin sebagai topping. Untuk pan pizza yang diperuntukkan untuk Tukey, sehabis ditabur daging cincang, langsung dikasih liquid cheese (keju cheddar olahan bentuk cair) alias Cheeze Up-nya Cimory, dan mayonaise. Untuk pan pizza yang diperuntukkan untuk daku dan Abi, diatas daging cincang dikasih tomat iris dadu, bawang bombay, parutan wortel, baru dikasih liquid cheese dan mayonaise. Selesai acara tabur menabur, doughnya sudah menjadi suhu ruang, dan agak mengembang kembali karena ternyata raginya masih bekerja tho, dijepret dulu lha yah.


Sudah jam 17.30 wib, matahari mulai redup dan galaulah si fotographer amatiran ini buat menjepret penampakan pizzanya sebelum di oven. Pasrah juga dengan proses jepret-menjepret pasca pizza ngetring sehabis keluar oven, karena kalau hitung-hitungan waktu memanggang, pizza ngetring pas dengan adzan maghrib berkumandang, saatnya berbuka dan matahari sudah selesai masa dinasnya alias gelap.


Jumat, 12 Juli 2013

Ada cerita, dibalik pemberian nama watermark di pizza ini. Sudah lewat 2 hari dari proses eksekusi pizza ini, Lita, sahabat baikku nanya lewat bbm, "Tumben, kayanya udah lama banget lu ga baking?" Langsung daku jawab, "Ga kok, kemarin baru bikin pizza yang adonannya tanpa diuleni, cuma emang belum di share, karena fotonya baru mau diwatermark sekarang, tapi masih belum ketemu nama yang pas, mau dinamain Lazy Easy Pizza, menurut lu gimana?" Daku percaya banget dengan sahabatku yang satu ini, kalau urusan merangkaikan kata, karang mengarang cerita, jagoanlah Lita, kalau ga percaya, meluncur aja ke blognya.

"Lazy Itsy Bitsy Pizza!" Usulnya. Ahaaa, kok kaya lagu Itsi Bitsy Spider yang suka dinyanyiin Khalila yah? "Iya, itu memang kaya lagu, gw mikirnya kesamaan bunyi akhir dipengucapan lazy Itsy Bitsy Pizza, lagi pula bisa jadi pelesetan kata-kata 'easy dan bite' " lanjutnya. Iya, betul juga, daku setuju.

Lazy : ini karena daku males bikin resep dough pizza yang diuleni, resep ini cocok bagi si 'pemalas' :)
Itsy : Easy, ga pake diuleni, semuanya pake bahan-bahan seadanya dirumah, buibu bisa kasih toping sesuka hati.
Bitsy : Bite, tinggal gigit aja gitu.

Nah, jadilah daku me-watermark-an pizza ini menjadi Lazy Itsy Bitsy Pizza.



Review :
Rasa pizza ini memuaskan, begitu keluar dari oven, segera keluarkan dari pan pizza biar hasil rotinya tidak basah, kalau dimakan hangat-hangat berasa krinyus-krinyusnya, padahal daku bikin ga digilas tipis, tapi langsung pake jari ditempel-tempel ke pan. Kalaupun mau dimakan nanti, pizza ini hilang krinyusnya, tapi tetap lembut rotinya. Kemarin memang sengaja disisain potongan kecil untuk daku inapkan untuk dikonsumsi besoknya, hasilnya masih lembut, kalau mau dipanaskan lagi di microwave atau teflon bisa kok. Pan pizza Tukey rasanya cheesy, gurih yummy. Pan Pizza daku dan Abi, selain rasa cheesy, gurih dan yummy, ada tambahan rasa manis dari bawang bombay, tomat dan parutan wortel, lalu rasa pedas karena saos topingnya dikasih tambahan saos sambal.
Tekstur dough yang daku bikin kemarin itu lebih tebal dari pizzanya Domino yang tipis-tipis, tapi tidak setebal pizza versi Pizza Hut. In between Domino dan Pizza Hut deh.
Memuaskan!! Kibar-kibar celemek dan serbet




Special buat Lita, si Mom's twins wanna be, Thanks yah Dear, usulan namanya. Sayang dirimu di Semarang, ga bisa kasih icip-icipannya. Miss u ^.~

23 comments:

  1. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  2. Keren abis..nama Pizzanya Mak..hihi..tapi suer..menggiurkan pizzanya..aduch jadi pengen bikin...cuma keju Mozarella di sini muahal poll..sekotak = harga seloyang pizza ukuran besar di Pizza Hut deket rumah..5 menit..udah nyampe ke Pizza Hut..jadi..suka mikir..kalau mau bikin pizza sendiri..hihi..tapi kapan2 mau coba aja...ah ya..pakai keju leleh merk biasa aja..kali2 enak juga..hihi.

    ReplyDelete
    Replies
    1. anggap aja ini bikin bakwan mak ^.~ wkwkwk pake keju mozarela kw1, alias keju quickmelt. kalo kondisinya kaya gitu, males yah bikin pizza, mahal dibahan, blom tenaga dan waktu. tapi mudah2an resep ini memangkas tenaga dan waktu, masalah kiju-kijuan tinggal ganti aja topping sesuai selera khan. makasiy sudah mampir ^.~

      Delete
  3. ternyata koki ya mak?ngiler liat pizzanya. Btw klo ga punya oven bisa ga bikin pizza d teflon aja atau happy call *maksa... :D
    Salam kenal..

    ReplyDelete
    Replies
    1. aduhh mak,masih jauh dari koki,, ini karena seneng aja bikin cemilan biar anak-anak terbiasa mau apa-apa makan dari dapur umminya gitu. Bisa mak bikin pizza pake teflon atau happy call, liat deh resep yang beef mushroom pizza di blog daku ini, cuma pake diuleni dulu mak doughnya. Kalau berani nyoba yang tanpa diuleni ini di teflon atau happy call, kayanya bisa juga, tapi pake panasin dulu, lalu kecilin apinya pas mau dituang adonan ke teflon atau happycall smp matang. dalam keadaaan tertutup yah biar kejunya leleh dan atasnya ikut matang. apinya keciiiil aja, soalnya kl api sedang takut bawahnya gosong duluan, tp dalemnya blum mateng. makasiy mak sudah mampir ^.~

      Delete
  4. wawww... tergiuur mau coba buat juga. secara saya sama2 pemalas masak.
    mudah2an berhasilll :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Insya Allah Berhasil mak Quinie ^.~ beberapa teman sudah mencoba dan berhasil tanpa gagal. jangan lupa ovennya api atas bawah yah mak ^.~. hihihihihi cocok ini emang resepnya buat kita-kita yang 'pemalas', apalagi bulan puasa, irit tenaga ^.~ makasiy yah mak sudah mampir, salam kenal ^.~

      Delete
  5. Wow, tampilannya udah kayak pizza hut aja tuh, Mak. Kereeen! Aku belum pernah nyoba bikin, perasaan kok susah banget bikin pizza gitu. Tapi membaca uraian ini, jadi pengen nyoba deh. Apalagi resepnya udah duduk manis di artikel ini. Ntar kapan2 pulang ke rumah, nyobain ah! Trims ya, Mak.

    Salam sayang untuk Khalila dan Kamila. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. waduuuh, dimampiri Mak Al,, *ngaca tau-tau blush-on-an* hihihihihii penampilan biasanya tergantung topping mak ^.~ terserah deh mau ditoppingin apa. uya mak, abis ngadonin juga bisa langsung duduk manis, karena khan dibiarin semedi aja dulu suhu ruang lalu masukin ke dalam kulkas xixixixi. lagi kelilingkah mak? aihh kak Intan sudah balik ke Banda Aceh yah? peluk hangat juga buat Kak Intan yah mak ^.~ kalian berdua hebaaaaaaaaaattttt

      Delete
  6. kapan ya nih bikin begini, mungkin cuma aku aza yang makan, suami gak doyan pizza, de faiq masih 6m, hihi...

    ReplyDelete
    Replies
    1. salam kenal Mak ^.~ xixixiix aku bersedia diundang makannya mak kalau abis bikin ^.~ sekalian gendong-gendong de faiq *sapa tau ketularan jadi punya baby cowok :)yang pinter mamnya yah dek Faiq,biar tumbuh sehat sempurna, besar dan main sama Kak Khalila-Kamila.

      Delete
  7. hwaaa enaknya ga usah diuleni..
    cobain ah..
    makasih mak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hayuk cobain mak, bikinadonannya bisa sambil baca novelnya TereLiye ini :) anggap saja bikin bakwan hihihihiihihihi

      Delete
    2. bikin bakwan aja saya ga pernah berhasil :))
      akhirnya kmaren sempet nyoba bikin mak http://sweetdonath.blogspot.com/2013/07/lazy-itsy-bitsy-pizza-nya-mak-fitriani.html sambil baca rantau 1 muara hehe..
      enak.. makasih :D

      Delete
    3. iya aku udah abis dari tekape nih mak ^^ ada namaku disebut aheeeee ^^makasih yah. Lanjut bakwan coklat Mak ^^

      Delete
  8. Keren kapan" bisa ane cobain, hehe

    ReplyDelete
  9. sungguh luar biasa sekali, jadi kepengen menyoba nih pizza bikinannya...bagaimana cara kalau ingin mencobanya nih....

    ReplyDelete
  10. pizza makanan kesukaan saya...mohon maaf ini tempatnya di mana ya?
    sungguh menggiurkan sekali melihat pizza nya....

    ReplyDelete
    Replies
    1. yuk main ke rumah saya pak nanti buat bareng , dan tentunya makan bareng

      Delete
  11. wow sungguh menggiurkan sekali pizzanya...yu akh kapan kita bikin pizza bareng supaya dapat sensasinya.....

    ReplyDelete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Promo untuk Anda