Monday, 30 September 2013

Red Monster Bento # 34


Senin, 30 September 2013

Tak kutepati janjiku untuk memposting goresan Kak Khalila wiken kemarin. Sabtu siang, selesai Kak Khalila melukis, si Ummi pun meluncur pergi ke acara launching buku novelnya Mak Eka Situmorang di Gramedia Matraman yang berjudul "Labirin Rasa". Seperti biasa, disaat injury time, si BB kesayanganku ini ngambek restart terus. Padahal pengen banget jeprat-jepretin foto ketemuanku dengan para emak-emak blogger lainnya. Ada Mak Myra Anastasia yang ternyata duduk bersebelahan denganku. Akhirnya kita ketemu juga yah, Mak !  Daku pun mencari  Mak Fadlun, Mbak Dwina, yang kemarin konfirm mau hadir, tapi tak juga muncul batang hidungnya, Ketemu Mak Tri Sapta, dan Mbak Haya  pastinya. Pulang, daku langsung mampir ke toko hand phonenya Afun, sahabatku, teman sebangku jaman SD-SMP, Di PGC. Menurut Afun, BBku memang sudah saatnya istirahat setelah disuruh kerja rodi selama ini, terkoneksi dengan 4 email yang lumayan aktif, ada 18 group bbm, belum lagi note, donlotanm dan foto-foto. Pasrahlah, BB langsung diopname malam itu juga.

Ternyata seharian tanpa BB itu enak banget yah ^^. Salah satunya daku jadi punya waktu lebih banyak untuk membaca buku. Novel Mak Eka sebanyak 394 halaman, langsung habis kelar malam itu juga.  Tapi jangan dipaksa daku untuk membuat reviewnya yah, Teman. Novel Mak Alaika Abdullah dengan judul "Selingan Semusim" yang ku peroleh secara free dari Mak Alaika saja belum ku review. Mak Alaika ini memberi daku free novel hasil tulisannya sebagai apresiasi kepadaku yang setia mengunjungi blognya paska kita kopdaran di Syawalan KEB kemarin. Jadi terpacu kan, berteman dengan orang-orang yang pandai menulis, supaya daku sendiri juga bisa meningkatkan kemampuanku untuk menulis yang baik.


Cukup deh intermezzonya, sekarang balik lagi ke bekal. Senin nih, si Ummi khan harus balik lagi mengurus sesuatu. Kamila minta berangkat ke sekolahnya itu bareng Kakak Khalila yang diantar Abi. Duh Dek, pagi bener! Umminya belum bikin bekalnya sama sekali. Tadi Ummi mengutamakan snacknya Kakak. Tapi akhirnya Kamila tetap berangkat bareng Kakak dan Abi, cuma bekalnya menyusul. Mereka semua berangkat, si Ummi masih beberes berkas-berkas. Lalu bergegas mandi. Membuat bekal Kamila disaat injury time ^^ kelamaan bengong, itu pun begitu Tiyas mencolak-colek di fb tentang bekal hot dognya Aqiila, ya daku masih bengong. Mari, disamakan saja bekal Kamila dengan snacknya si Kakak, Whole wheat bread oles selai stroberi dan dibikin red monster saja.

Roti gandum dibuang pinggirnya, biarkan tetap berbentuk kotak. Silahkan saja kalau mau membentuk monster dengan bentuk lainnya, tapi untuk menghindari banyak terbuangnya roti, daku bikin kotak saja. Oles dengan selai stroberi hingga merata. Cutter keju cheddar lembaran dengan bentuk lingkaran yang berdiameter berbeda untuk matanya. Satu lebih kecil, satu lebih besar. Daku menggunakan tutup syrup yang kaleng dan plastiknya. Untuk mulutnya, tinggal potong berbentuk persegi panjang pakai pisau. Gunting deh norinya, lingkaran besar kecil untuk kedua bola matanya, dan zig-zag untuk detail  gigi-gigi si monster. Jadi!


Begitu rapi, Si Ummi segera meluncur ke sekolahan. Pas sampai di kelas, Lho, makan bekalnya sudah dimulai rupanya? pada hal belum jam 9.00 wib, dan Si Ummi nyaris saja telat. Bu pipit begitu melihat kedatangan si Ummi langsung bilang "Kami kira Kamila memang lupa dibekalin, Mi!" Haduh, jangan sampai yah Bu Pipit, Si Ummi lupa ngebekalin Kamila. Begitu bekal ini berpindah tangan ke Bu Pipit dan daku melihat Kamila sedang dibagi bekal oleh temannya *duh ga keliatan tadi dengan siapa, langsung merasa bersalah banget si Ummi. Refleks, Kamila melihat daku di pintu kelas yang sedikit terbuka, langsung teriak "Ummi, aku ga ada bekalnya!" dan ku jawab juga "Itu Dek, sudah Ummi titip ke Bu Pipit, tadi kan Ummi bilang ke Adek, Bekalnya nyusul yah! karena Adek berangkatnya pagi banget bareng Kakak, dan Ummi belum buat bekalnya pas Adek berangkat." Kamila segera membuka bekalnya, dibantu oleh Bu Pipit. Setelah Kamila lihat bentuk bekalnya, sambil dibantu memotong-motong rotinya, Bu Pipit berujar "Bekalnya lucu khan, sekarang sudah boleh dimakan". Tidak lama setelah melihat Kamila menggigit roti monsternya, daku berpamitan ke Bu Pipit dan Miss Eva, Ke Mama Fadia juga. Duh, Fadia masih tidak mau ditinggal si Mama selama belajar di dalam kelas. Bersyukur Kamila sudah mandiri selama di sekolah, sedari trial pertama dulu, ga ada yang namanya menangis dan meminta Ummi stay di kelas bersamanya. Alhamdulillah.

Dan, Si Ummi pun langsung berangkat ke tekape ^^.

4 comments:

  1. enak banget ya mak aku belum bisa2 bikin sendiri selalu pake cetakan tinggal hias deh :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Tenang mak, kuncinya practise make perfect mak ^^. Ini awalnya karena males bongkaran 'harta karun' bento tools Mak, males bersihinnya juga ^^ jadi yang gampang aja deh, kepel, potong atau gunting. Sampe sedotan-sedotan juga dipake jadinya ^^ hhihihihi ^^

      Delete
  2. lucu ih bekalnya. kreatif banget ibunya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasiy mba Ade Anita ^^ salam kenal yah ^^

      Delete

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...